Cara Mendeteksi Pecah Ketuban

Loading...

Cairan ketuban adalah air yang keluar dari vagina dan akan memberikan tanda-tanda kelahiran mulai muncul. Sayangnya selama kehamilan, banyak cairan dari vagina sehingga wanita hamil akan merasa bingung tentang cairan yang keluar. Apakah ini yang keluar cairan ketuban atau bukan.

pecah-ketuban

Jika air ketuban yang dikeluarkan berjumlah banyak maka bisa mengakibatkan bayi dalam kandungan mengalami dehidrasi dan kelemahan di dalam rahim. Operasi caesar harus dilakukan jika cairan ketuban dalam rahim wanita hamil telah habis. Bayi yang lemas di dalam rahim harus segera dilahirkan agar tidak terjadi hal – hal yang tidak di inginkan.

Berikut ini merupakan cara mendeteksi pecah ketuban :

Air Ketuban Merembes
Seorang wanita hamil akan merasakan cairan yang keluar dari vaginanya. Cairan merembes dari vagina dan tidak dapat ditahan oleh wanita hamil. Rasa itu adalah seperti saat menstruasi. Cairan yang merembes keluar yang jumlahnya bisa banyak ataupun sedikit. Banyak wanita tidak menyadari jika cairan apapun merembes keluar dari vagina. Itulah sebabnya tanda ini sering diabaikan oleh wanita hamil.

Air Ketuban Menetes
Gejala karakteristik akan lebih dirasakan oleh perempuan dibandingkan dengan gejala pertama. Cairan ketuban yang keluar bukan hanya merembes, tetapi juga menetes dari vagina. Jumlah cairan ketuban biasanya lebih banyak.

Ketuban Pecah
Ibu hamil juga akan merasakan sesuatu yang dipecah dalam perut. Sesuatu meledak seperti gelembung yang kemudian meledak. Sesuatu terasa pecah terjadi ketika akan ada pecahnya air ketuban masuk dan keluar. Banyak wanita atau ibu hamil akan bereaksi terhadap suara. Suara itu juga yang biasanya membuat wanita hamil menjadi gugup.

Cairan Yang Hangat
Ketika terasa gelembung meledak. Wanita akan merasakan adanya cairan yang merembes keluar kemudian menetes di antara pahanya. Cairan yang hangat seperti urin. Namun, meskipun hangat seperti urine, cairan ketuban dan urin yang memiliki karakteristik yang berbeda.

Nyeri Saat Kontraksi
Ibu hamil yang akan melahirkan akan merasakan sakit di perutnya. Kontraksi perut akan membuat ibu hamil merasa sakit begitu luar biasa. Misalnya, ada rasa mulas, nyeri punggung dan masih banyak gejala lainnya.

Hal yang Harus Dilakukan Ketika Air Ketuban Pecah
Banyak wanita hamil tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika air ketubannya sudah pecah. Banyak tindakan yang diambil oleh wanita hamil membuat cairan ketuban yang keluar semakin banyak.

Paramedis juga akan melihat kondisi cairan ketuban. Jika terdapat bau pada cairan ketuban. Besar janin kemungkinanya telah terinfeksi dengan virus atau bakteri dari luar. Jika kondisi ini cairan ketuban normal, transparan dan tidak berbau hal ini dapat membuat dokter melakukan langkah-langkah proses melahirkan lebih lanjut.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − nineteen =

%d bloggers like this: