Tips Mengontrol Buang Air Kecil Saat Hamil

Loading...

Keinginan untuk buang air kecil selama kehamilan biasanya memiliki frekuensi yang lebih besar dari biasanya. Hal ini terjadi karena wanita hamil sering sulit untuk mengontrol kandung kemih, Anda akan kesulitan dalam mengendalikan keinginan untuk buang air kecil. Bahkan beberapa kondisi seperti saat bersin, tertawa dan batuk sering membuat mengompol.

tips-mengontrol-buang-air-kecil-saat-hamil

Sering buang air kecil atau beser juga disebut dalam istilah medis adalah inkontinensia (tidak dapat menahan keinginan untuk buang air kecil) yang sering dialami oleh wanita hamil. Situasi ini terjadi karena wanita hamil menjadi tekanan pada kandung kemih yang akan membuat urin tertumpuk, sehingga membuat keinginan untuk buang air kecil lebih sering terjadi pada wanita hamil dan sering menyebabkan wanita hamil mengompol.

Berikut ini merupakan tips untuk mengontrol buang air kecil saat hamil :

Aktivitas sesuai kondisi
Wanita hamil memiliki kondisi yang berbeda sehingga untuk menjaga kesehatan sebaiknya Anda melalui aktivitas fisik namun diharuskan berkonsultasi dengan dokter Anda sesuai dengan usia kehamilan dan kondisi kesehatan Anda. Dengan mengatur berat badan sesuai dengan usia kehamilan akan menciptakan keseimbangan tekanan kandung kemih selama kehamilan.

Senam hamil
Anda dapat menghadiri kelas untuk latihan senam Kegel selama kehamilan, hal ini biasanya sering dianjurkan oleh para ahli kesehatan, melakukan latihan Kegel dapat membuat perasaan lebih nyaman bagi wanita hamil dalam kontrol buang air kecil.

Silangkan kaki
Jika Anda dalam keadaan bersin, batuk atau tertawa dan tidak dapat menahan buang air kecil sebaiknya Anda melakukan posisi bersila untuk mencegah mengompol saat duduk atau berdiri . Ini hanya dapat dilakukan sekali-sekali ketika Anda mengalami kesulitan menemukan toilet.

Minum 8 gelas per hari
Anda dapat membuat kebiasaan minum delapan gelas air setiap hari, meskipun kedengarannya akan berdampak pada freskuensi buang air kecil terlalu sering, namun dengan mengurangi asupan minum delapan gelas setiap hari akan membuat infeksi saluran kemih dan dehidrasi. Sebaiknya Anda juga menghindari semua makanan dan minuman yang memicu kebutuhan untuk buang air kecil lebih sering seperti makanan ringan, soda, dan masih banyak jenis makanan ringan lainnya.

Terjadinya kandung kemih aktif merupakan salah satu alasan terjadinya inkontinensia urin selama kehamilan namun jika ada keinginan untuk buang air kecil sebaiknya tidak di tahan.

Inkontinensia urin akan menciptakan masalah bagi kesehatan ibu hamil, jika terlalu lama menahan buang air kecil akan memungkinkan kuman untuk berkembang biak saluran kemih dan memungkinkan menyebar ke kandung kemih, yang terkadang dapat menyebabkan infeksi ginjal sehingga dengan buang air kecil akan meminimalkan risiko kuman dalam tubuh.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 10 =

%d bloggers like this: