Penyebab Bayi Sulit Buang Air Besar

Loading...

Sembelit, salah satu masalah yang sering terjadi pada bayi terkait dengan masalah pencernaan, ditandai dengan sulitnya buang air besar. Kondisi ini sering membuat bayi tidak nyaman, membuatnya sulit tidur hal ini dikarenakan rasa sakit saat buang air besar. Tentu saja, kondisi ini akan membuat orang tua menjadi bingung, khawatir dan panik. Sembelit atau konstsipasi yang memiliki kondisi umum yang ditandai dengan kondisi abnormal di mana tinja bayi, teksturnya lebih keras dari biasanya.

penyebab-bayi-sulit-buang-air-besar

Hal ini menyebabkan bayi sering sakit pada bagian pertu dan masalah ini dapat terjadi sampai berhari-hari. Hal ini akan menjadikan rasa tidak nyaman yang diakibatkan adanya masalah usus bayi dan jika terjadi lebih dari lima hari berturut-turut sebaiknya Anda segera memeriksakan keadaan anak Anda, anak juga dapat kehilangan nafsu makan jika hal ini terus berlanjut.

Berikut ini merupakan beberapa penyebab bayi sulit buang air besar :

Pemberian susu formula
Pada bayi yang diberi susu formula memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami sembelit, hal ini terkait dengan protein dan lemak yang terkandung dalam susu formula yang tidak seimbang. Selain itu gizi yang terkandung juga dipengaruhi oleh fosfor dan kalsium yang lebih tinggi, menyebabkan cairan sulit diserap oleh dinding usus dan membuat tinja menjadi keras.

Meskipun kondisi ini tidak akan sama pada setiap susu formula bayi karena nutrisi yang juga berbeda. Sebaiknya bayi Anda hanya diberikan ASI selain untuk mengurangi resiko sembelit karena kandungan dalam ASI mudah dicerna, ASI juga mengandung bakteri yang dapat mencegah bayi kekurangan protein sehingga lebih mudah buang air besar. ASI memiliki hormon motilin yang dapat meningkatkan gerakan usus dan memudahkan pencernaan bayi.

Kekurangan cairan
Pada dasarnya kebutuhan cairan pada bayi dapat dicukupi oleh ASI, sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk memberikannya susu formula tambahan. Namun pada bayi yang sudah mengkonsumsi makanan tambahan Anda dapat memberikan cairan tambahan, yakni air putih. Pada intinya adalah keseimbangan makanan padat dan jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh bayi harus seimbang sehingga dapat meminimalkan risiko sembelit.

Penyakit-penyakit tertentu
Penyakit tertentu yang menyebabkan gangguan pencernaan, salah satunya adalah luka yang terjadi pada anus. Awalnya bayi mengalami kesulitan saat mengedan sehingga menunda buang air besar dan menyebabkan tinja menjadi keras. Semakin sulit dikeluarkan, akan menyebabkan sembelit. Selanjutnya, dapat di akibatkan Hirschsprung, yaitu masalah buang air besar yang akan berlanjut pada alergi makanan tertentu.

Sembelit tidak hanya membuat bayi Anda tidak nyaman, tetapi akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak ditangani. Biasanya, bayi buang air besar sekali sehari. Sedangkan jika gangguan pencernaan atau sembelit, ditandai dengan sering menangis kemudian bagian anus yang nyeri, perut bayi Anda menjadi keras, tinja yang keras, kadang-kadang disertai bercak darah. Timbulnya bercak darah segar akibat gesekan pada anus yang menyebabkan cedera dan terbawa oleh kotoran. Agar bayi Anda terhindar dari sembelit Anda harus mengenali beberapa penyebab yang bisa membuat bayi Anda sembelit.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × four =

%d bloggers like this: