Tips Mengajarkan Anak Tentang Uang

Loading...

Pada dasarnya tidak pernah terlalu dini untuk mulai mengajar anak-anak tentang uang. Anda dapat mengajarkan anak-anak tentang uang di usia sekolah untuk anak-anak untuk belajar penambahan, pengurangan, dan konsep-konsep matematika lainnya di sekolah. Orang tua dapat membangun beberapa keterampilan fiskal yang penting, seperti tabungan.

Seiring bertambahnya usia, mereka dapat mulai membuat beberapa keputusan tentang uang, seperti memutuskan bagaimana untuk menghabiskan uang saku. Dengan mengajarkan anak-anak tentang uang, diharapkan bahwa anak Anda dapat menjadi hidup hemat di masa depan.

Tips Mengajarkan Anak Tentang Uang 1

Berikut ini merupakan tips mengajarkan anak tentang uang :

Memperkenalkan melalui permainan
Anda dapat mengajarkan anak-anak Anda tentang uang dengan bermain bersama, salah satu dari game-game yang Anda dapat bermain dengan dia adalah permainan monopoli, itu akan membuat menyenangkan anak Anda untuk mencari uang, kadang-kadang Anda mengajar anak Anda untuk berhemat dan memprioritaskan kepentingan harus mementingkan keperluan dalam mengeluarkan uang.

Belanja dengan anak-anak
Mengajar anak-anak tentang uang dapat menjadi bagian dari rutinitas rumah tangga biasa seperti pergi ke toko kelontong. Memberitahu dengan bijaksana untuk anak Anda yang membeli barang di mana jika tidak penting bisa ditunda sampai setelah kebutuhannya terpenuhi. Anda bisa membawanya ke tempat-tempat yang menjadi kebutuhan pokok dan kemudian ke tempat permainan.

Berikan anak Anda uang saku
Anda dapat mulai untuk mengalokasikan uang saku untuk anak Anda, Anda memberikan uang saku untuk sepanjang hari sehingga ketika uang saku habis dan bertanya lagi pada hari yang sama tidak harus diberikan, sehingga anak Anda dapat mengelola pengeluarannya. Tentu saja Anda harus mendukungan anak Anda untuk memenuhi kebutuhan, mengajarinya juga untuk menyisihkan uang sakunya untuk menyelamatkan.

Anda dapat menentukan tempat favorit untuk tabungan anak
Untuk mendorong kebiasaan menabung, Anda dapat membeli dompet atau celengan dengan karakter favorit anak Anda. Beberapa ahli menyarankan memberikan anak Anda tiga wadah yang berbeda untuk menempatkan uang mereka, satu untuk tabungan, satu untuk belanja, dan satu yang akan disumbangkan untuk amal. Kemudian, Anda dapat memutuskan bersama-sama bagaimana membagi uang saku mingguannya.

Memperkenalkan bagaimana tabungan di bank
Anda dapat memperkenalkan anak-anak Anda bagaimana untuk menyimpan uang, salah satunya adalah dengan membuka rekening bank di usia anak Anda 8-9 tahun. Setiap bulan Anda dapat menyimpan uang untuk membiasakannya menabung di bank.

Menetapkan contoh yang baik
Anda dapat memberikan contoh, tidak pernah berbohong untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran. Anda dapat memenuhi kebutuhan sebelum memenuhi keinginan Anda, mencatat kebutuhan untuk diprioritaskan. Ajarkan priotitas juga untuk menentukan kebutuhan anak Anda.

Mengajarkan kemurahan hati
Anda dapat mengajarkan anak-anak Anda tentang uang dan untuk membahas tentang berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Bantuan uang dimasukkan ke dalam perspektif dengan menunjukkan bahwa ada banyak hal lain seperti kehadiran keluarga dan cinta dari manusia.

Dengan demikian, anak Anda akan lebih bijak dalam menggunakan uang untuk tabungan, berbagi dengan satu sama lain dan juga untuk kebutuhan anak sehingga Anda dapat memahami fungsi uang, tidak hanya untuk membeli keinginanya saja.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + 5 =

%d bloggers like this: