Penyebab Anak Sering Berperilaku Buruk

Loading...

Pendidikan saja belum tentu dapat menjamin anak memiliki kepribadian yang baik, karena pada dasarnya setiap orang memiliki naluri untuk belajar dengan cara yang alami untuk tumbuh, melihat dan kemudian menyalinnya. Berbicara tentang meniru atau imitasi, maka anak memang peniru ulung. Seorang anak akan belajar banyak dari apa yang ia lihat dan dengar, karena itu akan jauh lebih baik jika Anda sebagai orangtua berlaku baik, karena tidak mungkin sikap Anda ditiru oleh anak Anda.

Penyebab Anak Sering Berperilaku Buruk 1

Berikut adalah penyebab sering anak berperilaku buruk :

Terlalu Sibuk dengan acara Sendiri
Apakah Anda termasuk orang tua yang bekerja dan sering tidak menghabiskan waktu dengan anak Anda. Jika ya, Anda harus segera mengubah pola kerja Anda dan luangkan waktu untuk anak Anda. Ada begitu banyak contoh kasus dengan masalah kurangnya perhatian terhadap keluarga, selain dampak sehingga kemungkinan anak Anda meniru langkah Anda untuk tidak peduli dengan lingkungannya.

Hukuman Tanpa Apresiasi
Memberikan hukuman atau penalti sebenarnya bukan sesuatu yang salah, bahkan mungkin diperlukan juga untuk memberitahu anak jika dari setiap tindakan yang ia lakukan pasti ada konsekuensi, baik perbuatan yang dia lakukan benar atau salah sekalipun.

Tapi kadang-kadang Anda sebagai orang tua lupa untuk memberi makna nilai yang positif dan penghargaan kepadanya. Biasanya hukuman selalu diberikan dan tidak pernah disertai alasan mengapa ia harus mendapatkan hukuman, maka apa yang harus dilakukan di masa depan untuk memuji untuk sikapnya.

Jelaskan
Sebagai orang tua yang perlu Anda lakukan adalah memberikan contoh melakukan yang baik untuk anak Anda. Memberikan contoh kepada anak Anda dapat menjadi langkah yang baik untuk melatih mereka menjadi pribadi yang luar biasa.

Tapi memberikan contoh hanya untuk tindakan tanpa menjelaskan alasan di balik tindakan Anda dan tujuan dari tindakan yang Anda lakukan akan membuat anak kebingungan, oleh itu selalu menjelaskan tujuan Anda sambil memberikan contoh nyata kepada anak Anda, sehingga akan ada gambaran yang jelas tentang mengapa mereka harus melakukannya.

Berkespektasi
Anak-anak yang memiliki waktu sendiri, menjadi dewasa adalah sebuah proses yang akan dicapai dari waktu ke waktu. Ini adalah hal yang salah jika Anda terus berkekspektasi dan memaksa anak Anda menjadi dewasa baik dalam sikap dan pemikiran.

Anak memiliki kapasitas berbeda dari orang dewasa. Mungkin dalam beberapa kesempatan Anda dapat melatih mereka untuk mematangkan diri untuk mengajarkannya tentang  nilai-nilai disiplin, percaya diri dan tanggung jawab, tapi itu semua butuh proses sehingga tidak benar jika Anda memaksa mereka.

Keterampilan Sosial
Manusia adalah makhluk sosial, sehingga kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain. Dalam proses kegiatan sosial ada beberapa isu yang berkaitan dengan keterampilan teknis komunikasi yang umum dan mendasar.

Jika dilihat sekilas mungkin terlihat sele, melainkan itu adalah hal yang sangat penting saat berinteraksi dengan orang-orang. contoh yang paling jelas adalah kata-kata silahkan dan terima kasih. Banyak orang tua yang terkadang lupa untuk mengatakan kepada anak ketika mereka membutuhkan bantuan anak.

Bagi Anda yang sering merasa lupa dengan hal itu, coblah untuk memulai pelatihan keterampilan sosial dengan memberikan contoh langsung kepada anak Anda. Sehingga dalam kehidupan sosial ia akan terbiasa melakukan hal yang sama setiap kali ia membutuhkan bantuan dari orang lain.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 3 =

%d bloggers like this: