Mengenal Perkembangan Emosi Pada Balita

Loading...

Balita dengan berbagai perilaku yang menggemaskan dan sering membuat kebingungan dalam menghadapi perubahan perilakunya. Pada masa selain memiliki tubuh yang cepat berkembang anak juga memiliki perkembangan emosional dapat dipengaruhi dalam diri mereka dan lingkungan mereka.

 

Mengenal Perkembangan Emosi Pada Balita 1

Sering kali Anda terganggu oleh perilaku anak-anak yang tiba-tiba marah, hingga membanting barang, bahkan dalam situasi tertentu anak menangis sampai sampai dengan keinginan mereka tidak dipenuhi.

Apakah Anda tahu bahwa kecerdasan emosional yang terkait dengan kemampuan anak Anda untuk mengenali, emosi proses, dan emosi terkendali akan dapat memberikan respon positif yang akan menyebabkan emosi. Sehingga anak-anak yang memiliki kemampuan emosi yang optimal akan mempengaruhi kecerdasan emosional yang tinggi.

Berikut ini merupakan tahapan tentang mengenal perkembangan emosi pada balita :

Usia 0 – 6 bulan
Dalam waktu kurang dari 6 bulan usia adalah masa anak-anak melekat ibu dan mencoba untuk membangun ikatan yang kuat dengan ibu. Anak-anak bisa tersenyum dan memiliki hubungan sosial dengan orang-orang yang sering dijumpai. Unsur fisik akan diungkapkan dengan anak-anak menangis ketika merasa lelah, lapar, atau perubahan lain di atmosfer.

Usia 6-13 bulan
Pada saat ini anak akan terlihat sangat menggemaskan. Anak Anda mampu mencerminkan dan memperluas kemampuan dengan perilaku. Anak Anda sudah bisa menekan emosi seperti senang, ketakutan atau keinginin dia kuat (egosentris). Selama periode ini, anak Anda bisa bermain secara independen dan mengantisipasi suasana hati.

Usia 2-3 tahun
Pada usia ini anak Anda sudah mulai bersosialisasi. Pada usia ini adalah usia yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai agama, pola perilaku imitasi dan memberikan nasihat sederhana. Jangan lupa untuk menanamkan disiplin. Memberikan hadiah untuk mendidik keberhasilan dan hukuman atas kesalahan sehingga mereka dapat membedakan antara perilaku benar dan salah.

Usia 3-5 tahun
Anak usia ini bisa diajak bekerjasama meskipun pada usia ini anak Anda tidak bisa membedakan antara fantasi dan kenyataan. Dalam memasuki usia ini peran Anda mampu memberikan pengasuhan yang optimal yang memberikan contoh positif. Pada usia ini anak Anda dapat memiliki berbagai emosi seperti marah, sedih, bahagia dan cemburu.

Peran orang tua sangat berpengaruh pada emosi anak sehingga dapat mengarahkan kecerdasan emosional pada anak usia dini. Anda juga dapat membantu mengatasi kekecewaan anak-anak dengan cara menghindari bantuan terlalu banyak ketika anak Anda ingin sesuatu, Anda juga dapat membuat aturan yang konsisten, Anda dapat mengajarkan tata krama yang harus dimiliki anak.

Dalam teori psikologi perkembangan anak usia dini yang merupakan tahap awal dalam mencapai kepribadian yang stabil sehingga dengan kata lain bahwa perkembangan emosional, perilaku dan sikap anak-anak harus mendapat perhatian yang optimal untuk menjadi aspek dukungan kehidupannya di masa yang akan datang.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − fourteen =

%d bloggers like this: