Penyebab Iritasi Mata Pada Anak

Loading...

Iritasi mata adalah masalah umum yang dialami oleh semua orang dari segala usia. Seperti gatal, sensasi terbakar atau iritasi mata yang sangat menyakitkan. Gejala yang paling umum yang terkait dengan gangguan mata yaitu rasa gatal, kemerahan, nyeri, bengkak, penglihatan kabur dan kelelahan yang berlebihan. Dalam situasi ini sering merasa seolah-olah ada sesuatu di matanya.

Penyebab Iritasi Mata Pada Anak

Sejumlah situasi dapat menyebabkan iritasi mata yang memerlukan konsultasi langsung dengan dokter mata. Tetapi tidak ada kebutuhan untuk perawatan medis dan dapat sembuh sendiri. Tetapi jika Anda pernah menderita kondisi iritasi mata, hindari menggosok mata, gunakan riasan mata dan Anda juga harus melindungi mata dari debu. Jika iritasi mata terjadi pada anak tentunya ini akan sangat menyakitkan bagi mereka, sehingga Anda perlu mengetahui apa yang menjadi penyebab iritasi pada anak.

Berikut merupakan penyebab iritasi mata pada anak :

Partikel asing di mata
Kegiatan anak khususnya di luar ruangan, membuat anak sering terkontaminasi benda-benda asing seperti debu. Oleh karena itu hindarkan anak Anda dari aktivitas yang dapat menyebabkan iritasi mata. Namun, jika anak sudah terlajur terinfeksi benda asing yang menyebabkan iritasi, sebaiknya cuci dengan air dingin tanpa menggosok mata anak.

Sindrom mata kering
Penggunaan komputer secara terus menerus, perubahan hormonal, penggunaan lensa kontak, kondisi cuaca yang kering, obat-obatan tertentu dan asap rokok menyebabkan situasi dimana kelenjar lakrimal tidak menghasilkan jumlah atau kualitas air mata yang cukup untuk menjaga tingkat kelembaban mata, sehingga terjadi apa yang disebut dengan sindrom mata kering.

Sindrom mata kering juga menyebabkan iritasi mata, dan jika tidak ditangani dapat menyebabkan penglihatan kabur dan infeksi. Dalam situasi seperti ini, anak Anda harus mengunjungi dokter mata, yang akan diberikan resep salep ataupun obat tetes mata untuk menjaga tingkat kelembaban matanya.

Sindrom mata kering tidak bisa disembuhkan, tetapi dapat diminimalisir dengan menggunakan pelumasan eksternal atau penggunaan metode bedah. Namun, dalam banyak kasus, masalah itu sendiri bisa dicegah dengan istirahat secara teratur dan mencoba untuk mengedipkan mata sesering mungkin selama anak melakukan aktivitasnya.

Infeksi dan alergi
Iritasi mata sering dapat membuat bagian putih mata (sclera) menjadi merah dan jika memiliki gejala lain dari iritasi mata, sehingga Anda mungkin telah dikenal infeksi yang dikenal sebagai konjungtivitis. Meskipun, konjungtivitis alergi tidak menular karena disebabkan oleh virus. Demikian pula, iritasi mata dapat disebabkan oleh alergi. Banyak anak yang mungkin memiliki alergi terhadap partikel asing, alergi asap atau alergi musiman. Sehingga mata menjadi merah. Jika dokter mata memberikan resep obat tetes mata harus digunakan agar kondisi mata bertambah parah.

Perdarahan subconjunctival
Perdarahan subconjunctival adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di jaringan yang menutupi sclera. Hal ini membuat mata terlihat merah di semua bagian.

Cedera
Dalam kasus cedera mata yang bisa menjadi merah, bengkak dan sakit. Cedera mata yang sangat berbahaya dan memerlukan konsultasi langsung dengan dokter mata. Untuk cara yang cepat anak dapat diberikan obat tetes mata yang sesuai dengan umurnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 5 =

%d bloggers like this: