Dampak Buruk Kebiasaan Ngempeng Bayi

Loading...

Empeng atau yang biasa dikenal sebagai dot bayi memang menjadi peralatan bayi yang harus dipilih dengan tepat dan hati-hati karena dapat menjadi payudara pengganti untuk memanipulasi kehadiran Anda.

Dampak Buruk Kebiasaan Ngempeng Bayi

Menurut penelitian, tahap psikoseksual anak usia 0 sampai 2 tahun ke tahap lisan. Tahap ini ditandai dengan kebiasaan dan kecenderungan anak-anak yang mencakup semua objek yang ditemui dalam mulutnya. Hal ini terjadi karena anak ingin merasakan dan mengetahui hal-hal baru. Benda yang baru dikenalnya akan diamati dan dicerna masuk ke otak, dan membentuk asimilasi dan akomodasi. Namun penggunaannya juga dapat menjadikan efek buruk bagi anak.

Berikut ini merupakan beberapa dampak buruk kebiasaan ngempeng bayi :

Meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan gigi
Dot berada di dalam mulut anak-anak ternyata juga memiliki efek samping. Selain itu, anak-anak memasuki tahap perkembangan gigi. Ketika anak terbiasa untuk menggigit empengnya maka hal itu akan menghambat pertumbuhan giginya.

Resiko gangguan rahang
Hal ini sangat terkait dengan gangguan gigi. Ketika anak tertahan pertumbuhan giginya, maka rahang juga akan terganggu. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak memberikan empeng pada saat anak-anak masih memasuki tahap ini.

Kecanduan
Memang untuk anak-anak, menggunakan empeng akan memberikan efek kecanduan dan kenikmatan bagi anak-anak.

Efek ‘bingung puting’
Efek puting kebingungan mereka akan terjadi ketika anak terbiasa diberi puting susu atau dot (dummy). Ketika menyusui dapat membingungkan anak dimana puting. Kemungkinan terberat terjadi adalah ketika anak lebih peduli dengan dot kosong, jadi dia tidak suka puting ibu lagi. Hal ini sangat berbahaya bagi tahap perkembangan bayi.

Resiko infeksi telinga (otitis media akut)
Memberikan empeng ketika anak berada di atas atau antara usia satu tahun dapat meningkatkan risiko infeksi pada telinga. Hal ini bisa terjadi karena tekanan yang volume keras terus menerus ketika anak mengempeng.

Terlambat bicara
Menggunakan empeng terlalu lama memang tidak baik, salah satunya adalah risiko keterlambatan bicara. Hal ini bisa terjadi karena otot-otot mulut pada bayi kurang pelatihan ketika menggunakan dot.

Kebersihan dot kurang dijaga
Sistem motorik halus masih kaku dan tidak terlatih. Dia sering sekali untuk menjatuhkan barang yang telah diadakan. Oleh karena itu, tidak dijamin higenisan benda-benda ini. Ini bisa menjadi bahkan banyak mengandung bakteri dan virus.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =

%d bloggers like this: