Tips Menambah Kosakata Pada Bayi

Loading...

Bayi tentunya belum banyak menggunakan kosakata, namun otaknya telah banyak menyerap bahasa dari awal. Bayi tidak hanya untuk mengenali suara rahim ibu, namun akan menunjukkan kecenderungan untuk menyukai buku-buku yang Anda baca selama kehamilan. Dan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa bayi usia 9 bulan dapat membedakan antara suara percakapan dan non percakapan contohnya saja batuk dan bersin oleh manusia dan hewan.

Tips Menambah Kosakat Pada Bayi

Hanya karena dia masih bayi, bukan berarti Anda terpaku pada kata-kata, seperti ‘da da’ dan ‘ma ma’. Jangan ragu untuk mengatakan kata-kata yang lebih sulit dan percakapan sebagai variasi dari versi dewasa, karena perkembangan salah satu prediksi terbaik dari prestasi akademik atau tidak seorang anak akan tergantung pada jumlah kata mendengar di masa kecil.

Berikut merupakan beberapa tips menambah kosakata pada bayi :

Melatih Pendengaran
Ketika Anda sedang berjalan-jalan dan mendengar suara gonggongan anjing, minta anak Anda untuk menebak suara apakah itu. Lakukan ini setiap kali Anda mendengar suara binatang ataupun benda – benda, contohnya pesawat dan anak mungkin sudah mulai meniru suara yang sama. Coba pendekatan yang sama untuk mengajar anak-anak tentang panca indera.

Katakan yang sebenarnya
Beritahu hari Anda untuk membantu kata-kata anak bergaul dengan apa yang dilihatnya, berbicara perlahan, tetapi tidak dengan nada tinggi, seperti kata-kata yang biasanya keluar secara spontan pada anak-anak. Anda dapat bercerita tentang kegiatan Anda pada anak yang bahkan baru berusia 6 bulan, banyak kosakata yang diperdengarkan pada anak akan membuat anak mempunyai banyak kosakata yang dapat diucapkannya.

Bahasa Tubuh
Bahasa isyarat membantu mempersiapkan otak bayi dengan menghubungkan petunjuk visual dengan bahasa pidato. Ini membantu anak berkomunikasi sebelum ia pandai berbicara. Karena ada sekitar 80 otot di mulut dan wajah yang perlu dikembangkan sebelum anak berbicara kata dan juga dibutuhkan minimal satu tahun untuk membuat otot pidato berkembang. Sementara otot-otot yang diperlukan untuk membuat isyarat akan tumbuh cukup cepat. Bahasa tubuh yang digunakan juga akan membuat anak lebih memahami apa yang Anda bicarakan dan juga membantu perkembangan emosional anak, contohnya saja dengan melakukan :

– Bahasa tubuh dalam rangka untuk belajar lebih optimal.
– Prioritaskan tidur bayi perlu tidur untuk belajar dan mengingat informasi.
– Buatlah rutinitas balita dalam memproses informasi secara efisien di lingkungan yang akrab.
– Meningkat aktivitas membaca untuk memperkaya kosakata, rentang konsentrasi, dan kreativitas.

Pada usia ini anak akan menjadi sangat aktif, usia ini juga disebut dengan usia emas usia yang sangat baik untu mengajarkan segala sesuatu hal yang baik untuk anak Anda. Anak dapat belajar dengan cepat hanya dengan mendengarkan 1 kali kata yang diucapkan atau juga menirukan gerakan yang baru pertama kali mereka lihat.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + twenty =

%d bloggers like this: