Jenis-Jenis Tanda Lahir Pada Tubuh Anak

Loading...

Mungkin beberapa dari Anda sebagai orang tua pernah menemukan tanda lahir di bagian tubuh anak Anda. Tanda lahir ini dapat berupa bentuk mulai dari ukuran yang kecil dan tidak mengganggu hingga berkembang membuat anak yang memiliki tanda ini menjadi kesulitan untuk melakukan aktivitas. Maka dari itu sebaiknya Anda mengenal tanda lahir pada tubuh anak.

Jenis-Jenis Tanda Lahir Pada Tubuh Anak

Berikut ini adalah jenis-jenis tanda lahir pada tubuh anak :

Hemangioma
Hemangioma merupakan sekelompok pembuluh darah yang tidak ikut aktif dalam peredaran darah umum dan muncul di permukaan kulit. Warna pink, merah terang atau kebiruan ini biasanya muncul pada minggu pertama setelah bayi lahir. Dalam setahun, tanda lahir akan diperbesar dua kali ukuran aslinya, dan kemudian stabil pada ukuran tersebut. Warnanya akan memudar dan menghilang pada saat anak-anak sekolah atau melewati masa pubertas.

Bintik Mongolia
Mongol atau bercak disebabkan oleh jebakan dari sel-sel pigmen di bagian belakang tubuh bayi selama proses pembentukan sistem saraf. Warnanya biasanya biru, hitam, atau abu-abu. Bentuk dan ukurannya cukup bervariasi. Umumnya bintik muncul di punggung bawah, paha belakang, kaki, punggung atas dan bahu. Bintik mongolia biasanya memudar seiring dengan pertumbuhan anak, meskipun beberapa tetap menetap hingga anak tumbuh dewasa.

Bercak cafe ‘au lait
Bercak cafe ‘au lait merupakan bintik berbentuk coklat muda atau coklat gelap. Berbentuk tidak teratur dan rata pada permukaan kulit dengan ukuran 3 mm -5 mm. Meskipun tidak berbahaya, namun sebaiknya Anda harus berkonsultasi dengan dokter, jika ada lima atau lebih tempat dengan diameter lebih besar dari 5 mm. Bisa jadi, itu adalah tanda anak yang menderita penyakit genetik.

Nevus kongenital
Tanda lahir ini berbentuk tahi lalat berukuran antara 1 cm sampai dengan lebih dari 20 cm. Warnanya coklat yang kadang ditumbuhi rambut. Jika ada peningkatan ukuran pada tanda lahir ini, sebaiknya Anda sebagai orang tua harus segera berkonsultasi pada dokter agar tidak berkembang menjadi kelainan yang lebih parah.

Akrosianosis
Tanda lahir ini berbentuk bintik-bintik merah di permukaan kulit bayi, yang biasanya ditemukan pada jari tangan dan kaki. Ketika bayi menangis atau pada saat merasakan dingin, warna akan berubah menjadi bintik-bintik biru dan lebih jelas. Dibandingkan dengan laki-laki, bayi perempuan sering mengalami tanda lahir jenis ini. Meskipun begitu, akrosianosis merupakan tanda lahir yang tidak berbahaya dan akan hilang seiring dengan perkembangan anak.

Ada baiknya Anda memeriksakan bayi Anda setelah dilahirkan jika terdapat tanda lahir yang terindikasi berbahaya. Namun pada dasarnya bayi yang dilahirkan memiliki kekurangan masing – masing, bayi yang dilahirkan juga memiliki tanda lahirnya tersendiri maka dari itu sebaiknya Anda memeriksakannya dengan cermat.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 2 =

%d bloggers like this: