Tips Mengatasi Rasa Lapar Anak Saat Berpuasa

Loading...

Seperti halnya dengan shalat, anak juga perlu diajarkan untuk belajar berpuasa. Dengan cara ini maka anak akan terbiasa dengan menjalankan ibadah dengan ikhlas. Beberapa pakar kesehatan sudah menyarankan anak berlatih puasa sejak menginjak usia empat tahun. Namun, hal ini tentunya dapat diilakukan dengan waktu puasa yang dapat disesuaikan dengan kemampuan anak, sebaiknya tidak memaksa anak untuk menjalankan puasa hingga waktu berbuka tiba. Apalagi jika Anda menyuruhnya pada awal minggu di bulan puasa, pada masa ini kondisi fisik anak masih di tahap penyesuaian untuk mengendalikan rasa lapar. Agar anak Anda tidak terlalu terfokus terhadap rasa lapar, Anda dapat mencoba untuk mengalihkan perhatiannya dan mengatasi rasa lapar anak saat berpuasa.

Tips Mengatasi Rasa Lapar Anak Saat Berpuasa

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rasa lapar anak saat berpuasa :

• Bermain dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk dapat membantu mengalihkan perhatian anak Anda dari rasa lapar pada saat menjalankan ibadah puasa. Contohnya saja seperti menyusun balok, dengan cara menggambar, dan juga untuk menirukan suara binatang. Apabila telah selesai bermain, anak biasanya akan dapat dengan lebih mudah untuk tidur siang. Selain itu, permainan lainnya yang dapat Anda lakukan dengan anak adalah dengan menyiapkan makanan favoritnya untuk menu berbuka puasa. Cara ini dapat menjadi salah satu penyemangat anak untuk berpuasa.

• Ketika anak Anda mulai rewel karena rasa laparnya, coba alihkan anak dengan mengajaknya membaca buku cerita yang khususnya menceritakan tentang puasa. Dengan cara ini, Anda dapat menanamkan pelajaran penting mengenai manfaat dari puasa dan juga akan dapat menumbuhkan rasa empati anak. Sebaiknya agar anak Anda lebih antusias, pilihlah buku cerita yang disertai gambar menarik.

• Terkadang juga anak akan mengeluh lapar setelah melihat banyak hal yang berbau makanan. Maka dari itu Anda perlu memberi dukungan agar anak tidak tergoda pada berbagai makanan seperti halnya ketika anak sedang melihat iklan makanan di televisi. Sebaiknya Anda juga tidak menyimpan makanan di tempat yang dapat dengan mudah dilihat oleh anak. Sebaiknya Anda menyimpan makanan di tempat yang tertutup agar tidak memancing rasa lapar anak Anda.

• Apapun keberhasilan anak pada saat puasa, sebaiknya Anda selalu memberikan pujian atas usahanya ini. Hal ini dapat dilakukan agar anak Anda lebih semangat dalam menjalani ibadah puasa. Selain itu, tidak ada salahnya juga untuk membuat kesepakatan dengan menerapkan sistem reward. Salah satu contohnya dengan membelikan mainan baru untuk anak apabila puasanya penuh hingga magrib. Sebaiknya juga kesepakatan semacam ini juga disesuaikan dengan kondisi fisik dari anak Anda. Cara yang paling sederhana adalah dengan menyiapkan hidangan berbuka puasa yang sesuai dengan keinginan anak Anda. Dengan melakukan cara ini Anda dapat melatih anak berpikir serta menentukan pilihan agar Anak dapat memperoleh apa yang mereka inginkan.

• Bagaiamana pun cara Anda untuk mengalihkan perhatian anak, hal yang sangat perlu diingat adalah apabila anak Anda sudah mengatakan bahwa sudah tidak kuat lagi, Anda sebagai orang tua juga tidak boleh untuk memaksakan. Karena pada hal ini anak masih dalam proses belajar, sebaiknya Anda memperbolehkan anak Anda untuk membatalkan puasanya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × five =

%d bloggers like this: