Mengatasi Mual Pada Anak

Loading...

Gangguan kondisi tubuh seperti muntah dan mual saat hamil ternyata juga dapat terjadi pada anak-anak. Sebenarnya muntah sesekali yang terjadi pada anak mungkin hal yang lumrah jika keadaan ini terjadi tidak lebih dari dua hari. Apabila kondisi seperti ini terjadi selama berhari-hari. Banyak faktor yang menjadi kemungkinan ini merupakan tanda dari sebuah masalah yang yang lebih serius dan harus memerlukan pertolongan medis secepatnya.

Mengatasi Mual Pada Anak

Kenali Penyebab Muntah pada Anak

Mual bukanlah penyakit, ini merupakan sebuah gejala. Anda perlu memahami penyebab umumnya berikut ini :

• Gastroenteritis atau yang biasa dikenal dengan infeksi mikroorganisme yang bisa pada sistem pencernaan anak. Hal ini juga dikenal dengan istilah stomach flu. Tanda-tanda yang akan muncul pada anak biasanya berupa diare, demam, dan juga sakit perut.

• Anak dengan tidak sengaja menelan substansi yang beracun seperti obat, bahan kimia, dan juga makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi.

• Selain muntah, gejala yang sering muncul bisa disertai dengan kulit merah dan rasa gatal. Selain itu, bisa muncul juga bengkak pada bagian wajah, sekitar mata, bibir, lidah, dan pada sekitar langit-langit mulut, hal seperti ini dapat disebabkan oleh alergi pada makanan.

• Apendisitis atau yang lebih dikenal dengan radang usus buntu yang menyebabkan rasa sakit perut yang hebat dan tidak tertahankan yang akan makin akan parah seiring waktu.

• Muntah juga dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih, meningitis, dan infeksi pada telinga.

Perawatan di Rumah
Yang paling penting adalah Anda harus terus memberi anak air putih untuk mencegahnya dari dehidrasi. Berikan air minum dengan perlahan dengan porsi sedikit demi sedikit. Apabila anak masih saja muntah, Anda perlu memberikan jeda waktu 20 sampai dengan 30 menit lalu Anda dapat memberinya cairan lagi.

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan memberikan cairan oralit, namun jangan Anda memaksa anak untuk minum cairan ini jika anak Anda masih muntah-muntah. Oralit tersedia bentuk bubuk yang kemudian dicampur dengan air hangat sebelum anak akan meminumnya. Oralit mengandung gula dan juga mineral yang akan membantu menggantikan unsur yang telah hilang dari dalam tubuh .

Bukan hanya itu saja, teh chamomile, peppermint, dan jahe hangat juga bisa Anda berikan sebagai pereda rasa mual pada anak. Asupan lain yang dapat Anda beri ialah sup kaldu atau es batu yang berukuran kecil Anda bisa memberikannya setiap 15 menit ini berguna untuk membantu mencegah dehidrasi pada anak. Usakan untuk menghindari jus buah dan juga minuman bersoda sampai anak Anda merasa lebih baik.

Bijaksana dalam Menangani Muntah pada Anak
Sebaiknya Anda mengkonsultasikan hal ini kepada dokter terlebih dahulu sebelum Anda akan memberikan obat apa pun. Jenis obat dan juga takaran dosis yang tepat untuk diberikan kepada anak harus sesuai dengan umurnya. Saat anak sedang sakit, kadang ada beberapa hal yang terkadang tidak dapat Anda kendalikan, termasuk apabila muntah pada anak menjadi semakin parah. Pada saat inilah Anda segera membawanya ke fasilitas terdekat jika hal-hal di bawah ini terjadi :

• Anak muntah dengan warna muntah yang berwarna kehijauan dan terdapat semburan darah. Apabila darah yang muncul sangat sedikit, Anda sebenarnya tidak perlu khawatir, namun apabila jumlah darahnya semakin banyak atau berwarna kehitaman, sebaiknya Anda langsung membawa anak Anda ke Instalasi Gawat Darurat.

• Muncul sakit perut yang sangat hebat. Anda harus sangat waspada karena ini bisa menjadi salah satu dari gejala usus buntu, terutama apabila sakit perut sebelah. Pahami juga apabila anak mulai menunjukkan tanda kelelahan dan juga menimbulkan tanda dari penyakit kuning. Sakit kuning yang disertai dengan sakit perut sebelah kanan bagian atas bisa jadi merupakan tanda dari penyakit hepatitis.

• Demam dan juga sakit kepala yang parah, kaku pada leher, dan juga mengalami fotofobia yang merupakan kondisi yang membuat mata sangat sensitif terhadap cahaya. Ini juga bisa menandakan adanya penyakit meningitis.

• Timbul rasa sakit dan keluar cairan di telinga ini bisa disebabkan karena infeksi telinga.

• Muntah pada anak yang terjadi secara terus-menerus dan akan juga sudah tidak sanggup menahannya, makanan dan minuman apa pun yang ditelan akan dimuntahkannya kembali.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + 10 =

%d bloggers like this: