Pendidikan Anak yang Keliru

Loading...

Anak adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa. Banyak dari pernikahan yang belum diberikan anugrah seperti ini. Untuk Anda yang sudah memiliki anak, sebaiknya Anda sangat menjaganya dengan baik, baik itu dari lingkungan, terlebih lagi dari pendidikan yang akan mereka jalani. Anak yang masih balita umumnya akan banyak belajar dan juga mencontoh langsung dari apa yang Anda lakukan, maka dari itu Anda sebagai pendidik pertamanya haruslah mengerti tentang dunia anak.

Pendidikan Anak yang Keliru

Sering secara tidak sadar dan juga tidak langsung Anda sebagai orang tua menerapkan pendidikan anak yang keliru bagi anak yang berusia 2 sampai dengan 5 tahun. Namun perlu Anda ketahuhi akibat yang ditimbulkan dapat mempengaruhi proses tumbuh-kembangnya dan juga kemampuannya untuk bersosialisasi kelak.

Berikut ini adalah beberapa pendidikan anak yang masih saja keliru :

Tidak konsisten
Seringkali Anda sebagai orang tua secara tidak sadar banyak melakukan tindakan yang tidak konsisten. Sebenarnya, inkonsistensi yang Anda perlihatkan akan menyebabkan anak mengalami kebingungan terhadap pilihan standarisasi pendidikan yang akan Anda tetapkan. Akan lebih baik jika Anda mengajarinya melakukan segala sesuatu yang sudah sesuai dengan rutinitas yang telah Anda sepakati bersama anak.

Banyak bicara
Walaupun komunikasi secara verbal adalah salah satu cara yang sangat berguna agar anak memahami akan sesuatu, namun cara ini tidak tepat apabila Anda lakukaan pada saat balita marah atau menunjukkan sikap yang sedang memberontak. Ketika Anda sedang meminta anak untuk melakukan sesuatu, lebih baik Anda menghindari berdiskusi ataupun kontak mata. Berikan peringatan atau juga hukuman yang ringan ketika anak Anda tidak mau mematuhi perintah yang Anda berikan.

Fokus pada hal negatif
Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak dari Anda sebagai orang tua yang akan mudah terpancing emosinya ketika anak melakukan hal yang negatif. Anda hendaknya mengubah kebiasaan ini dan juga mulai memperhatikan hal-hal positif yang dapat anak Anda lakukan. Ada baiknya jika sesekali Anda memberikan anak hadiah-hadiah kecil untuk membuatnya lebih senang.

Lupa mengajak bermain
Bagi anak dan juga balita, kegembiraan dapat diperoleh dengan melakukan serangkaian permainan. Melalui permainan, otak pada anak akan berkembang dengan sangat baik. Ketika bermain, maka secara alamiah anak memperoleh tantangan yang sangat berguna untuk proses pertumbuhan dan perkembangannya.

Terlalu membantu
Terlalu banyak dalam membantu anak Anda dalam kegiatan sehari-hari sebenarnya akan banyak berdampak buruk bagi mereka. Biarkan anak Anda untuk memakai sandal atau sepatunya atau mungkin belajar untuk memasangkan puzzle dapat membuat anak lebih berpikir dia untuk lebih kreatif dalam banyak hal.

Demikianlah beberapa jenis dan juga solusi pendidikan anak yang keliru, hal ini terutama untuk anak usia 2 sampai dengan 5 tahun yang sebaiknya Anda hindari sebagai orang tua.

Semoga bermanfaat !

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 3 =

%d bloggers like this: