6 Cara Penyembuhan Anak Autis

Loading...

Pada dasarnya anak yang menderita penyakit autis tidak akan tampak jauh berbeda dengan anak-anak normal lainnya. Hanya saja mereka tidak mampu berkomunikasi dan juga bersosialisasi secara normal dengan orang lain atau lebih memilih untuk hidup pada dunianya sendiri. Apabila penyakit ini tidak segera diobati, maka perkembangan pada otak serta pertumbuhan akan terhambat serta emosi anak menjadi lebih tidak stabil.
Terapi penyembuhan adalah sebuah cara yang tepat untuk mengurangi resiko autisme pada anak.

Cara Penyembuhan Anak Autis

Berikut ini adalah beberapa cara penyembuhan anak autis :

Terapi Bermain
Mengajari anak untuk bermain juga merupakan salah satu cara untuk menyembuhkan autisme secara normal. Anak yang mengalami gangguan autis biasanya memiliki permainannya serta dunianya sendiri sehingga menyulitkan mereka untuk berkomunikasi dan bersosialisasi bersama dengan anak-anak lain. Dalam terapi ini ada beberapa jenis mainan untuk anak penderita autis yang sengaja didesain untuk mempermudah penyembuhannya. Dengan menerapkan beberapa cara penyembuhan penyakit autis yang menimpa anak melalui metode terapi, diharapkan anak-anak tersebut bisa hidup dengan normal dan berkembang baik diantara anak-anak seusiannya.

Applied Behavorial Analysis
ABA adalah jenis terapi pengobatan autisme yang sering digunakan di Indonesia dengan sistem positive reinforcement. Terapi ini akan distabilkan melalui sebuah cara hukuman dan hadiah. Maksud dari pengertian hukuman dan hadiah adalah menerapkan sebuah kedisiplinan dimana anak dapat memperoleh hadiah jika melakukan sebuah tugas tertentu dan juga berkelakukan baik dalam waktu yang ditetapkan. Sementara hukuman akan diberikan apabila anak melakukan kesalahan fatal atau melakukan perbuatan buruk dengan jenis hukuman yang sudah ditentukan.

Terapi Fisik
Pengobatan autisme adalah dengan melakukan terapi fisik. Terapi ini sebetulnya hampir sama dengan okupasi hanya saja terapi fisik lebih memfokuskan pada kekuatan otot-otot di seluruh tubuh sehingga anak bisa berdiri dengan tegap, berjalan dengan cara yang normal dan juga memiliki keseimbangan yang baik. Terapi ini terbagi menjadi dua macam yaitu fisioterapi dan integrasi sensorik.

Terapi wicara
Terapi wicara adalah salah satu metode penyembuhan penyakit autisme dimana maksud dan tujuan dari terapi ini yaitu untuk melatih dan juga mengembangkan kemampuan komunikasi pada anak sehingga dapat berbicara secara normal dengan orang di sekitar dan juga dapat bersosalisasi dalam masyarakat.

Terapi Sosial
Terapi ini hampir sama dengan terapi wicara, namun jenis terapinya sedikit berbeda karena anak dilatih untuk bisa berkomunikasi dari dua arah dengan teman yang seusiannya termasuk dengan mengajaknya bermain bersama dan tentunya menambah teman baru sehingga memudahkan mereka untuk lebih mengenal satu sama lain.

Terapi Okupasi
Kebanyakan dari anak yang menderita autisme mengalami kesulitan untuk mengendalikan kemampuan otot-otot halusnya secara normal , alat makan juga tidak bisa dipegang dengan normal karena gerakan ototnya yang kaku. Dengan melakukan terapi ini, maka anak akan dilatih secara motorik untuk dapat melemaskan otot halus dan juga bisa memegang semua peralatan layaknya orang kebanyakan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − two =

%d bloggers like this: