Keuntungan dan Kerugian Melakukan Pemeriksaan USG

Loading...

Ultrasonografi (USG) merupakan pemeriksaan dalam bidang diagnostic yang memanfaatkan gelombang ultrasonik dengan menggunakan frekuensi yang tinggi tanpa menggunakan radiasi dan juga tidak menimbulkan rasa sakit. Selain itu ultrasonografi juga relatif murah, pemeriksaannya yang relatif cepat, persiapan pasien serta peralatannya juga relatif mudah. Ultrasonografi dalam bidang kesehatan bertujuan untuk memeriksa organ tubuh yang dapat diketahui bentuk, ukuran anatomis, gerakan, dan juga hubungannya dengan jaringan lainnya.

Keuntungan dan Kerugian Melakukan Pemeriksaan USG

Keuntungan Pemeriksaan USG
• Dapat membedakan jenis jaringan dengan melihat perbedaan interaksi dengan gelombang suara.
• Dapat juga mendeteksi kanker payudara.
• Pasien dapat diperiksa langsung tanpa persiapan dan memberi hasil yang cepat.
• Bersifat non invasif yaitu tidak terjadi efek samping sehingga dapat dilakukan pula pada anak-anak. Aman untuk pasien dan juga kepada operator, karena tidak tergantung pada radiasi ionisasi.
• Dapat mendeteksi struktur yang bergerak seperti pulsasi fetal.
• Mendeteksi adanya kehamilan ganda.
• Memantau pertumbuhan dan perkembangan organ-organ janin.
• Memperkirakan tanggal kelahiran bayi berdasarkan ukuran pada tengkorak bayi dan tulang paha yang terbentuk sempurna di trimester kedua.
• Memastikan keadaan bayi sehat secara umum sehingga bisa meminimalkan risiko apabila bayi lahir cacat karena terpantau sejak dini di dalam kandungan.
• Mengecek jenis kelamin.
• Mengecek plasenta dan posisinya. Dalam hal ini biasanya untuk mengetahui ada atau tidaknya plasenta yang posisinya mungkin membahayakan bayi.
• Dapat melihat pergerakan bayi dan juga detil wajah dengan menggunakan USG 4D.
• Memantau perkembangan posisi bayi sebagai persiapan kelahiran.

Kekurangan Pemeriksaan USG
• Tidak 100% akurat.
• Bila ada celah dan ada udara, gelombang suara akan dihamburkan.
• Tak semua dokter ahli kandungan dapat dengan baik mengoperasikan alat USG.
• Posisi bayi seperti tengkurap atau meringkuk juga menyulitkan daya jangkau atau daya tembus alat USG. Meski dengan menggunakan USG 3 atau 4 . Dimensi sekalipun, tetap ada keterbatasan.
• Kondisi hamil kembar juga menyulitkan alat USG melihat masing- masing keadaan bayi secara detail.
• Ketajaman atau resolusi alat USG-nya kurang baik.
• Lokasi kelainan, seperti tumor di daerah perut janin saat usia kehamilan di bawah 20 minggu agak sulit dideteksi.

Penggunaan USG yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan semakin banyak berkembang sejak diperkenalkan pada tahun 1950-an, dan juga tidak dipungkiri lagi USG sangat amat berguna untuk alat diagnostik kondisi pada kehamilan. Saat ini sudah tersedia USG 3D maupun 4D dengan resolusi yang semakin baik sehingga dapat meningkatkan ketepatan diagnosis atas kelainan kehamilan secara lebih dini.

Pemeriksaan dengan ultrasonografi 3D sebenarnya dilakukan dengan menggunakan mesin yang sama dengan USG 2D. Perbedaannya yaitu bahwa pada visualisasi janin pada penggunaan USG 2D tergambar dalam bidang datar sedangkan USG 3D lebih dapat melihat lekuk permukaan tubuh dari janin. Sedangkan USG 4D berarti menambahkan unsur gerak ke dalam gambar USG 3D.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 10 =

%d bloggers like this: