Penyebab Epilepsi Pada Anak

Loading...

Epilepsi menjadi salah satu penyakit yang banyak ditakutkan oleh orang tua. Jika penyakit ini kambuh biasanya disertai kejang yang berlebihan hingga dapat membuat penderitanya tidak sadarkan diri. Serangan penyakit ini bisa terjadi dimana saja dan kapan saja tanpa bisa diprediksi terlebuh dahulu. Penyakit ini bukanlah penyakit yang menular dan juga bisa diobati jika rutin mengkonsumsi obat namun dalam jangka waktu yang cukup lama. Jika mengkonsumsi obat sehari-hari memang tidak langsung menyembuhkan, namun bisa meminimalisir terjadinya serangan dari penyakit ini. Epilepsi sendiri adalah suatu penyakit khusus yang menyerang otak, hal ini terjadi diakibatkan adanya kejutan listrik di otak.

Penyebab Epilepsi Pada Anak

Berikut ini adalah beberapa penyebab epilepsi pada anak :

Penyebab Epilepsi pada Bayi :
• Terjadi kondisi pembentukan otak tidak sempurna atau malforasi otak.
• Bayi kekurangan oksigen saat proses persalinan ataupun setelah dilahirkan.
• Kekurangan nutrisi pada bayi yang menyebabkan kadar gula yang rendah, gangguan elektrolit, kekurangan nutrisi yang mengandung kalsium dan juga yang mengandung magnesium.
• Gangguan metabolisme yang bisa terjadi selama janin berada dalam kandungan.
• Narkoba pada saat sang ibu mengandung, serta konsumsi alkohol yang berlebihan.
• Infeksi dibagian otak bayi yang disertai dengan demam atau kejang.

Penyebab Epilepsi pada Anak :
• Anak-anak yang mengalami kondisi yang khusus sejak lahir seperti penderita down sindrom seperti ADHD dan neurofibromatosis.
• Anak yang mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit epilepsi.
• Mengalami kecelakaan dan menyebabkan trauma pada kepala.

Prediksi Penyebab Epilepsi :
• Epilepsi juga bisa terjadi pada seseorang yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit epilepsi. Tapi epilepsi bisa disebabkan karena ada gen yang bisa menyebabkan epilepsi.
• Pada beberapa orang yang terkena epilepsi mendadak tanpa ada riwayat penyakit dan gejala, ini terjadi karena terjadi perubahan struktur otak yang menyebabkan epilepsi. Kondisi ini biasanya banyak terjadi pada anak-anak dan remaja.
• Anak-anak yang dilahirkan dengan perubahan struktur pada otak memiliki resiko yang lebih besar untuk terkena epilepsi.
• Anak-anak yang dilahirkan dengan kondisi khusus autisme bisa memiliki faktor yang besar terkena epilepsi.
• Gangguan infeksi pada otak yang terjadi pada anak-anak dan dewasa juga bisa menyebabkan epilepsi.

Mengingat sangat besarnya resiko dan juga komplikasi yang terjadi pada penderita epilepsi, maka penderita membutuhkan perawatan dan pengawasan khusus. Bahkan bagi penderita epilepsi dengan kondisi yang khusus sebaiknya tidak terlalu berdekatan dengan air, api, dan juga mengendarai kendaraan. Langkah ini sangatlah penting guna mengurangi resiko dan berbagai komplikasi yang bisa ditimbulkan dan membahayakan nyawa penderita epilepsi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − eleven =

%d bloggers like this: