Penyebab dan Cara Mencegah Kelahiran Bayi Kembar Siam

Loading...

Sebagai orang tua tentunya Anda akan sangat mendambakan hadirnya seorang anak, untuk banyak orang memiliki anak kembar tentunya menjadi hal yang sangat menggembirakan, namun tidak semua kehamilan kembar menjadi anugrah dan ditunggu-tunggu bagi para wanita, kembar siam merupakan salah satu kondisi hamil kembar yang tidak disukai.

Penyebab dan Cara Mencegah Kelahiran Bayi Kembar Siam

Kembar siam merupakan keadaan dimana dua orang anak kembar yang tubuhnya tumbuh secara bersatu. Kembar siam ini sendiri terjadi karena zigot dari bayi kembar yang identik gagal terpisah dengan sempurna. Dari beberapa kasus, munculnya kembar siam ini diperkirakan akan terjadi pada 1 dari 200.000 kelahiran dan hanya sekitar 5% – 25 % mereka dapat bertahan hidup dan juga 75% dialami oleh bayi perempuan. Anda dapat mengenali beberapa gejala kehamilan kembar agar dapat mendeteksi sedini mungkin jenis kehamilan yang sedang Anda jalani.

Selain itu, Anda juga dapat mengetahui beberapa penyebab dan cara mencegah kelahiran bayi kembar siam seperti di bawah ini :

Penyebab Terjadinya Bayi Kembar Siam
Perlu Anda ketahui bahwa proses kehamilan memiliki beberapa tahap. Dimulai dari pembelahan sel telur yang memiliki empat waktu, yaitu 0 – 72 jam, 4 – 8 hari, 9-12 hari hingga 13 hari atau lebih. Dalam proses pembelahan yang pertama, terjadi proses diamniotik dan dikorionik. Diamniotik adalah rahim yang memiliki dua selaput ketuban sedangkan dikorionik adalah rahim yang memiliki dua plasenta.

Proses selanjutnya adalah pembelahan kedua dimana selaput ketuban tetap ada 2, namun rahim hanya memiliki 1 plasenta. Dalam situasi ini bayi bisa memiliki cukup nutrisi bagi perkembangannya didalam perut, namun bisa saja salah satunya kurang mendapatkan gizi yang cukup yang mengakibatkan perkembangannya didalam perut terhambat. Sedangkan untuk pembelahan ketiga, baik selaput ketuban dan juga plasenta masing-masing hanya memiliki satu akan tetapi bayi dalam rahim masih membelah dengan baik.

Pada tahap berikutnya di pembelahan ke empat ini rahim hanya memiliki satu selaput dan juga satu plasenta sehingga proses terjadinya kembar siam akan semakin besar. Hal ini terjadi karena proses pembelahan yang memakan waktu cukup lama yang bisa mengakibatkan sel telur menjadi dempet.
Proses terjadinya kembar siam dan apa penyebab bayi kembar siam secara memang masih terus dilakukan penyelididkan oleh para ahli. Namun ada beberapa kondisi yang bisa menjadi acuan, yakni karena faktor genetik, penggunaan obat penyubur di awal kehamilan, kurangnya asupan gizi dan juga pola makan ibu hamil yang tidak tepat.

Cara Mencegah Kelahiran Bayi Kembar Siam
Setelah Anda mengetahui beberapa hal tentang penyebab bayi lahir kembar siam dan juga bagai mana proses kembar siam dapat terjadi, cara mudah dan sederhana mencegah kelahiran bayi  kembar siam adalah dengan menjaga kondisi kehamilan Anda. Dan berikut ini beberapa langkah yang mungkin dapat membantu Anda mempersiapkan kehamilan yang sehat serta dapat mencegah kelahiran bayi kembar siam :

1. Menjaga Kesehatan selama Hamil
Kendati sampai sejauh ini para tim ahli belum bisa memastikan terjadinya bayi kembar siam, namun sebuah perencanaan kehamilan akan menjadi salah satu hal yang paling penting untuk diperhatikan. Kondisi kesehatan bagi ibu hamil sangat diperlukan dalam hal ini. Pengurangan penggunaan obat-obatan yang kurang memiliki manfaat bisa ditinggalkan dan hanya mengikuti saran dari tim dokter Anda.

2. Penuhi Kebutuhan Nutrisi selama Kehamilan
Kebutuhan nutrisi merupakan hal yang sangat penting bagi kehamilan dan juga perkembangan bayi dalam rahim. Hal terpenting yang harus Anda jaga adalah asupan nutrisi selama kehamilan apalagi di usia kehamilan awal untuk pemenuhan gizi yang seimbang .

3. Mengenali Tanda Kehamilan
Bagi sebagian orang, ada beberapa yang kurang mengetahui tentang kondisi dimana sebenarnya dirinya sedang dalam masa hamil sehingga tanpa disadari dia mengkonsumsi bebebrapa obat yang seharusnya kurang bagus bagi kesehatan bayi dalam perutnya. Salah satu contoh ada sebagian yang tetap mengkonsumsi obat sakit kepala ataupun obat maag yang kurang bagus bagi kehamilan, apalagi ditahap tahap awal.

Untuk itu, perlu Anda ketahui beberapa tanda kehamilan ini sendiri, untuk memastikan bahwa diri Anda sedang dalam proses awal kehamilan. Selain itu, Anda juga terkadang tidak menyadari kehamilan sehingga mengkonsumsi beberapa makanan dan obat obatan yang membahayakan kehamilan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 3 =

%d bloggers like this: