Mengenal Metode Lotus Birth pada Bayi

Loading...

Metode melahirkan yang satu ini mungkin memang tidak terlalu familiar di telinga Anda. Lotus birth sendiri bukanlah metode melahirkan melainkan sebuah metode yang dapat dilakukan setelah melahirkan. Metode ini dilakukan dengan tujuan tali pusar pada bayi akan terlepas dengan sendirinya.

Mengenal Metode Lotus Birth pada Bayi

Untuk Anda yang ingin melakukan metode ini tidak perlu merasa khawatir dengan cara merawat bayi Anda, tali pusat dan ari-ari atau plasenta sebagai satu kesatuan. Dalam metode lotus birth, setelah bayi lahir, tali pusat tetap dibiarkan lalu plasenta dikeluarkan seperti biasanya, setelah itu bayi dan plasenta dibersihkan dengan air hangat dan ditepuk-tepuk agar kering. Saat baru dilahirkan, plasenta akan mengeluarkan cairan, cairan ini cukup ditampung di dalam baskom lalu plasenta dibungkus dengan kain yang memungkinkan terjadinya pertukaran udara sehingga plasenta tidak menjadi cepat busuk, untuk kemudian selanjutnya diletakan dekat dengan bayi. Metode ini tetap memungkinkan bayi sapat digendong dan diberi ASI seperti biasa. Selama plasenta dan tali pusar masih melekat pada bayi, usahakan bayi dalam dengan pakaian yang longgar. Untuk mempercepat proses pengeringan serta untuk menetralisasi bau yang diakibatkan dari proses dekomposisi. Plasenta dapat diolesi minyak esensial seperti lavender, dan juga bubuk herbal, ataupun garam laut.

Lotus birth atau menunda pemotongan tali pusat terlalu lama, memiliki resiko yang harus diwaspadai seperti di bawah ini :

Rentan infeksi
Plasenta yang mengandung darah dan cairan rentan menjadi sumber infeksi pada bayi. Sesaat setelah bayi lahir dan tali pusat akan berhenti berdenyut, plasenta tak ubahnya sebagai jaringan yang sudah mati karena sudah tak memiliki sirkulasi darah lagi. Jika Anda memutuskan untuk melakukan metode lotus birth, maka direkomendasikan untuk memantau dengan berhati-hati mengenai kemungkinan terjadinya infeksi.

Bayi kuning
Penundaan pemotongan tali pusat akan meningkatkan risiko bayi mengalami kelebihan bilirubin atau mengalami jaundice yang tentu saja akan membuat bayi mengalami penyakit kuning. Kuning pada bayi disebabkan oleh pasokan darah ekstra yang diperoleh dari tali pusat tersebut. Bayi yang dilahirkan dengan metode ini, kemungkinan akan membutuhkan waktu lebih panjang untuk proses penyembuhannya. Menunda pemotongan tali pusat selama beberapa waktu, diyakini mendatangkan manfaat. Meski demikian, untuk melakukan praktik lotus birth dengan banyaknya resiko, sebaiknya pertimbangkan ulang dengan matang.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + 19 =

%d bloggers like this: