Tips Agar Anak Tidak Mengulangi Kebiasaan Mengompol

Loading...

Memiliki anak yang masih mengompol adalah salah satu hal yang merepotkan untuk mengatasinya juga bukanlah hal yang mudah. Hal ini memerlukan kerjasama antara anak dan juga orang tua. Bukan hanya itu sebagai orang tua Anda juga seharusnya lebih sabar dan lebih mengerti tentang konsidi apa yang sedang anak Anda rasakan. Banyak anak yang berada di atas usia 4 tahun dan masih melakukan kebiasaan ini, tentunya hal ini akan membuat orang tua menjadi khawatir jika kebiasaan buruk ini akan berlangsung hingga sang anak remaja. Hal ini dalam dunia medis lebih dikenal dengan nama “enuresis” yakni tidak bisa mengendalikan keinginan buang air kecil pada saat sedang tertidur. Namun pada beberapa anak ada juga yang tidak bisa mengontrol pengeluaran urin saat sedang beraktivitas.

Tips Agar Anak Tidak Mengulangi Kebiasaan Mengompol

Enuresis juga terbagi dalam dua jenis yakni secara primer hal ini terjadi kepada anak di bawah 6 bulan dan juga secara sekunder yaitu terjadi di atas 6 bulan. Enuresis primer adalah hal yang alami yang tidak bermasalah jika terjadi namun unruk enurisis sekunder bisa diakibatkan oleh gangguan safar di bagian tulang belakang, infeksi saluran kemih, tekanan yang berlebihan pada kandung kemih, gangguan metabolik (diabetes di usia dini), dan penurunan dari akumulasi kotoran sehingga usus besar akan lebih menekan kandung kemih.

Berikut adalah tips untuk Anda untuk mengatasi kebiasaan buruk, mengompol pada anak :

• Memberikan hukuman bagi anak yang masih mengompol adalah salah satu keputusan yang salah seharusnya dalam keadaan yang seperti ini anak diberi dukungan dan nasihat agar bisa mengurangi kebiasaan mereka.

• Jangan pernah Anda memepermalukan anak Anda dan juga jangan Anda membandingkan anak Anda dengan anak lainnya. Lebih baik Anda memeberikan padanya apabila anak Anda berhasil mengurangi kebiasaan buruknya tersebut.

• Ajarilah anak bertanggung jawab dengan cara menggati seprei dan pakaian yang terkena ompol dengan hal ini anak akan belajar untuk mengurangi kebiasaan mengompol.

• Selain itu, pastikan anak buang air kecil sebelum tidur. Dorong anak-anak untuk mengikuti instruksi dari seorang dokter, layaknya latihan relaksasi atau pelatihan kandung kemih menahan keluarnya air seni atau latihan modifikasi perilaku. Jika perlu, anda dapat membeli alarm anti ngompol yang cocok untuk anak usia lima tahun ke atas. Alarm ini memiliki sensor terhadap kelembaban dikenakan langsung pada pakaian dalam. Pada tetes cairan pertama, sebuah bel akan membangunkan anak anda. Secara bertahap anak akan belajar untuk bangun ketika mereka merasa ingin buang air kecil.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 1 =

%d bloggers like this: