Persiapan dan Proses Bayi Tabung

Loading...

Memiliki anak tentunya menjadi dambaan setiap pasangan yang telah menjadi suami istri. Banyak hal yang bisa dilakukan demi mempunyai anak. Bila cara yang konvensional tidak membuahkan hasil, di era modern saat ini ada proses bayi tabung yang ditawarkan bagi pasangan yang belum juga dikaruniai momongan.

Persiapan dan Proses Bayi Tabung

Proses ini bukanlah proses yang mudah dan juga menelan biaya yang cukup mahal, akhirnya hanya beberapa orang saja yang bisa melakukan proses bayi tabung sebagai solusi alternatif. Disamping itu hal ini juga masih menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Selain itu, keabsahan cara ini juga banyak diperbincangkan karena banyak pertimbangan yang harus dibereskan sebelum hal ini dilakukan. Maka dari itu, tidak semua orang akhirnya memiliki jalur ini.

Jika Anda memilih untuk melakukan inseminasi bayi tabung Anda harus mempertimbangkan beberapa hal seperti berikut :

Pastikan Anda sudah sangat yakin dengan pilihan cara ini
• Anda harus sangat menjaga kesehatan tubuh agar saat sperma disuntikan hormon bisa mengontrol dan menyesuaikan hal ini akan berlangsung selama kurang lebih 20 hari.
• Persiapkan mental dan fisik Anda ini berguna pada saat proses pengeluaran sel telur dari dalam rahim dan proses penyeleksiannya ini sangat erguna untuk mendapatkan sel telur yang paling baik untuk proses bayi tabung.
• Mempersiapkan proses injeksi sel telur kembali ke dalam rahim sebelumnya sel telur tersebut haruslah dibuahi terlebih dahulu menggunakan proses in virro fertilization.
• Setelah berhasilnya proses injeksi bagi Anda para wanita akan kembali mendapatkan suntikan hormon untuk memperkuat sel telur kurang lebih selama 17 hari ke depan.
• Persiapan mental apakah proses yang sedang dilakukan membuahkan hasil atau tidak. Jika tidak berhasil maka akan melalui tahapan-tahapan awal kembali.

Ada beberapa tahapan pada proses bayi tabung adalah melalui tiga tahapan berikut:

• Persiapan Petik Ovum (Per-Uvu)
Proses ini menjadi 2 bagian yaitu fase down regulation dan juga terapi stimulasi. Fase down regulation adalah proses menciptakan dimana keadaan agar indung telur siap menerima terapi stimulasi yang berlangsung antara 3 minggu hingga satu bulan. Setelah itu dilakukan terapi simulasi untuk merangsang pertumbuhan folikel pada indung telur yang paling siap dan matang ketika tiba operasi petik ovum.

• Operasi petik ovum/Ovum Pick-Up (OPU)
Tahap kedua adalah operasi petik ovum/Ovum Pick-Up (OPU) untuk bisa mendapatkan indung telur matang yang siap dijadikan proses awal bayi tabung.

• Transfer embrio dan terapi obat penunjang kehamilan
Fase transfer embrio adalah proses memasukkan dua atau tiga embrio yang sudah terseleksi ke dalam rahim. Kemudian lanjut dengan terapi obat penunjang kehamilan untuk mempersiapkan agar rahim bisa membuat embrio bisa berkembang normal.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + 1 =

%d bloggers like this: