Mengenal Kesehatan Bayi Melalui Tipe Kotorannya

Loading...

Biasanya pada beberapa bulan pertama bayi akan mulai beradaptasi dengan lingkungan luar, tentunya hal ini tidak akan sama dengan kondisi dimana sang bayi berada dalam rahim ibunya. Tentunya makanan yang pertama kali dikenalkan adalah ASI. Pada beberapa bulan pertama, kotoran bayi akan mengalami banyak perubahan, terutama saat Anda mulai mengenalkan makanan padat.

Mengenal Kesehatan Bayi Melalui Tipe Kotorannya

 

Makanan padat akan membuat perubahan drastis pada kotoran bayi Anda. Anda akan mulai menyadari kotorannya terpengaruh makanan yang ia konsumsi. Aneka makanan kaya serat, seperti pepaya, buncis, atau buah pear akan melalui sistem pencernaannya dengan mudah. Ini akan berubah setelah bayi Anda bertambah besar dan lebih bisa menyerap serat lebih efisien. Semakin banyak bervariasi makanan yang dicoba bayi Anda, kotorannya pun akan semakin padat, berwarna lebih gelap dan lebih bau.

Berikut ini adalah beberapa tipe kotoran bayi yang tidak normal :

1. Diare
Bila kotoran bayi Anda sangat encer dan buang air besar lebih banyak atau lebih sering dari biasanya, serta keluar diiringi bunyi kencang dari lubang pantatnya, kemungkinan bayi Anda mengalami diare. Diare adalah peningkatan frekuensi buang air besar dibanding sebelumnya, hal ini bisa dikarenakan infeksi bisa karena alergi terhadap obat dan makanan, diusahakan untuk memberikan ASI sesering mungkin agar mengurangi reaksi diare dan bila bayi Anda mengalami reaksi diare selama 24 jam lebih sangat di anjurkan untuk membawanya ke dokter.

2. Konstipasi
Sama halnya dengan orang dewasa bayi juga bisa mengalami konstipasi, perutnya akan keras dan bayi Anda akan menangis karena menahan sakit saat berusaha buang air besar atau bahkan ada sedikit bercak darah pada kotoran, besar kemungkinan ia mengalami konstipasi . Ini bisa terjadi bisa karena bayi anda dehidrasi ataupun sedang demam serta apa saja yang bayi Anda konsumsi juga berpengaruh terhadap pencernaanya. Jika terjadi pendarahan segeralah bawa bayi Anda ke dokter.

3. Kotoran kehijauan
Jika Anda sedang menyusui, kotoran kehijauan merupakan tanda jika bayi Anda mengonsumsi terlalu banyak zat laktosa . Ini bisa terjadi jika bayi Anda tidak mendapat ASI yang seimbang. Bayi Anda mungkin jarang mendapatkan bagian ASI yang keluar belakangan dari payudara Anda. Pastikan bayi Anda menyusui sampai habis pada satu payudara sebelum Anda menawarkan payudara yang lainnya. Bila kotoran kehijauan ini ada lebih dari 24 jam, konsultasikan ke dokter untuk memastikan kondisi pada bayi.

4. Kotoran berwarna pucat
Umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir, kotoran pucat menjadi tanda penyakit kuning yang membuat kulit pada tubuh dan area putih mata terlihat kekuningan dan biasanya hilang setelah beberapa minggu. Beritahu dokter jika bayi Anda mengalami kuning, dan juga bisa ia memiliki kotoran yang berwarna sangat pucat hingga mendekati warna putih untuk memastikan kondisi bayi Anda. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + 11 =

%d bloggers like this: