Penyebab Mimisan Pada Anak

Loading...

Mimisan sangat sering terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Mimisan sendiri adalah suatu keadaan darah yang keluar dari hidung yang bisa di akibatkan benturan ataupun secara tiba-tiba atau di dunia kedokteran lebih dikenal dengan epitaksis.

Penyebab Mimisan Pada Anak
Darang yang keluar bisa dengan jumlah banyak yang banyak ataupun sedikit, sebenarnya mimisan tidaklah berbahaya jika anak dalam keadaan yang sehat dan juga tidak disertai dengan demam yang tinggi.

Berikut ini adalah beberapa penyebab mimisan pada anak :

Pembuluh darah tipis
Mimisan sangat mungkin terjadi bila selaput lendir atau pembulih darah anak sensitif dan dalam keadaan tipis, sehingga saat terjadi trauma ringan seperti terjatuh membuat selaput darah robek. Selain itu udara yang terlalu panas dan juga terlalu dingin dapat memicu terjadinya mimisan. Biasanya mimisan terjadi spontan, ringan dan mudah berhenti.

Alergi
Pada balita biasanya cenderung lebih mudah mengidap alergi hal ini bisa dilihat dengan tanda bersin – bersin, flu, batuk berdahak, nafas yang berbau dan juga pilek. Bersin dan flu juga merupakan salah satu penyebab mimisan. Untuk menguranginya Anda sebagai orang tua perlu mencari penyebab dari timbulnya alergi agar bisa dihindari.

Infeksi
Mimisan dapat terjadi karena ada infeksi, terutama di daerah hidung, misalnya infeksi sinus yang mengakibatkan pembuluh darah melebar. Umumnya, darah akan keluar dari hidung, tetapi terkadang darah tidak keluar dari hidung, melainkan tertelan ke tenggorokan.

Penyebab lainnya
Mimisan juga bisa terjadi jika Anak menggunakan spray hidung yang biasa mengatasi alergi. Ini terjadi karena pada alat spary tersebut ada zat tententu seperti Amonia atau pada penderita commond cold pemakaian kokain. Biasanya gangguan mimisan pada anak akan berkurang seiring pertambahan usia, pembuluh darah akan semakin kuat dan juga daya tahan tubuh semakin kuat sehingga alergi tidak akan mudah kambuh.

Pertolongan pertama mengatasi mimisan :
– Bila memungkinkan suruhlah anak duduk dengan namun jangan menyuruh anak barbaring tanpa menggunakan bantal.
– Duduk agak membungkung kedepan sedikit dan bernafas melalui mulut.
– Bagian hidung terdapat bagian yang lunak jepit pada bagian tersebut secara bersamaan menggunakan telunjuk dan juga jempol.
– Tekan secara kuat ke arah wajah, dengan menekan bagian yang dijepit pada tulang wajah.
– Lakukan hal tersebut selama beberapa menit, ulangi beberapa kali sampai pendarahan berhenti.
– Kompreskan es batu yang sudah dihancurkan dan dibungkus dengan kain pada hidung dan pipi.
– Jika setelah 15 menit masih tetap berdarah, bawalah ke dokter atau ke rumah sakit terdekat.

Ada cara lain menghentikan mimisan yaitu dengan cara tradisional menggunakan daun sirih dengan cara menggulung daun sirih yang di cuci bersih lalu dimasukan ke dalam hidung. Daun sirih merupakan adstringent, yang berfungsi mengecilkan pembuluh darah.

Meski pada umumnya kasus mimisan tidak terlalu berbahaya, Anda sebagai orangtua hendaknya waspada jika frekuensi mimisan pada anak cukup sering terjadi, karena ada kemungkinan anak mengidap penyakit berbahaya contohnya seperti ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura), demam berdarah, leukemia, talasemia berat, hemofilia atau tumor pada hidung.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + two =

%d bloggers like this: