3 Efek Imunisasi Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Loading...

Apabila bayi Anda rewel setelah imunisasi itu bisa disebabkan karena beberapa alasan. Sebaiknya Anda segera menemui Dokter jika memang keadaan sudah mengkhawatirkan. Namun bila sakitnya hanya dalam waktu yang singkat atau hanya pada saat malam pertama setelah imunisasi itu sangat wajar karena hampir semua bayi mengalaminya. Simak pula jenis imunisasi yang biasanya diberikan pada anak disini.

Sebaiknya disarankan bila bayi Anda baru saja diberi imunisasi tidak perlu diberi obat apapun. Namun, jika bayi Anda mengalami demam yang tinggi atau lebih dari 39,5 ° C atau sakit di sekitar suntikan, Anda mungkin bisa memberi bayi obat penurun panas sesuai petunjuk dokter.

Efek Imunisasi Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Dosis yang Anda berikan juga harus mengikuti petunjuk dari dokter. Bila tidak ada perkembangan yang signifikan setelah mengkonsumsi obat tersebut sebaiknya Anda segera menghubungi dokter agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Berikut ini adalah beberapa efek yang ditimbulkan dari imunisasi pada anak dan cara mengatasinya :

1. Alergi
Reaksi yang di timbulkan memang beragam, berbeda pada tiap bayi. Namun alergi yang sangat serius jarang ditemui. Tanda – tanda dari alergi serius yaitu termasuk kesulitan bernapas, suara serak, mengigil, gatal-gatal, pucat, lemah, detak jantung cepat, pusing dan pembengkakan tenggorokan. Bila keadaan demikinan ada baiknya jika Anda menanganinya dengan tepat agar bayi Anda cepat sembuh. Tetapi biasanya dokter,bidan ataupun perawat yang memberikan imunisasi sudah dilatih untuk mengatasi reaksi alergi.

2. Efek suntik Vaksin
Banyak diantara pasien imunisasi yang merasakan efek samping seperti,pembengkakan atau sakit di mana suntikan atau demam. Biasanya ini akan berlangsung selama 1 atau 2 hari saja . Namun, setelah vaksin MMR, beberapa bayi mungkin mengalami demam atau ruam 5 sampai 10 hari kemudian dan timbul bercak kemerahan. Namun perlu juga untuk diketahui sakit setelah imunisasi sama sekali tidak menular.

3. Demam
Beberapa di antaranya mungkin akan merasa kurang sehat dan demam setelah dilakukan imunisasi, namun ini bukanlah alasan untuk meninggalkan imunisasi selanjutnya. Bila memang bayi Anda menderita reaksi alergi yang parah misalnya shock atau kesulitan bernapas, bayi Anda seharusnya tidak mendapatkan vaksin itu lagi sampai Anda tahu mengapa hal ini terjadi.
Bila situasi seperti ini sebaiknya bicarakan dengan dokter terlebih dahulu, Namun bila bayi Anda sering mengalaminya mungkin bayi sakit atau alergi setelah imunisasi adalah hal yang tidak perlu di khawatirkan berlebihan

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =

%d bloggers like this: