7 Hewan yang Bisa Membantu Pertumbuhan Anak

Loading...

Tak perlu heran jika Anda sering memergoki balita memperhatikan hewan atau kagum mendengar suara hewan dan mencoba untuk menirukannya. Karena anak yang berumur 11 bulan lebih tertarik pada hewan daripada mainan. Bermain dengan hewan dapat mengasah empati dan memperkenalkan anak pada tekstur dan suara. Temani anak saat ‘berkenalan’ dengan hewan karena beberapa hewan tersebut dapat menyakitinya.

Hewan yang Bisa Membantu Pertumbuhan Anak

Berikut ini beberapa hewan yang bisa membantu pertumbuhan anak :

1. Kucing
Mungkin inilah hewan yang pertama dikenal oleh balita karena mudah ditemui di jalan atau sesekali ada yang ‘mampir’ dirumah. Kucing merupakan hewan jinak yang menikmati bila dipangku dan dibelai. Anda dapat memberi kesempatan kepada anak untuk mengusap bulunya yang lembut atau menggendongnya. Usahakan untuk tidak menarik ekornya karena akan membuatnya mencakar.

2. Unggas
Suara hewan yang masuk dalam kelompok unggas seperti ayam, burung, angsa, dan bebek mempunyai suara nyaring yang menyenangkan untuk didengar. Unggas juga memiliki bulu halus, warna-warni dan beberapa bisa terbang. Salurkan kegemasan anak dengan memberinya kesempatan menyentuh dan menggendongnya dalam waktu sebentar saja.

3. Ikan Hias
Selain sebagai pemanis sudut rumah, kehadiran ikan hias bisa menjadi penghalau stres, dan alternatif teman binatangnya anak. Libatkan anak saat waktunya memberi makan dengan memperhatikan ukuran agar tidak terlalu banyak.

4. Semut
Biasanya anak akan meletakkan kepala di lantai sambil mengamati iring-iringan semut. Anda dapat menjelaskan bahwa mereka sedang bekerja sama, menolong dan saling sapa. Bila diganggu ia akan marah dan menggigit menggigit. Atau Anda juga dapat menggunakan kaca pembesar agar dapat melihat kaki dan mata semut.

5. Hamster
Tentunya anak-anak akan sangat tertarik dengan teman kecil yang menggemaskan itu. Ia bisa menyentuh, mengelus lembut, menggendong, namun sebiaknya jangan dilakukan secara terus menerus. Karena hamster termasuk hewan yang mudah stres dan memerlukan tempat dan perawatan yang spesial.

6. Monyet
Anda dan balita mungkin sering melihat monyet dalam pertunjukan topeng monyet. Akan tetapi hindari anak untuk menyentuhnya atau bermain-main dengannya. Karena monyet bukanlah hewan yang dapat diajak bermain. Untuk memperkenalkan monyet sebaiknya ajak anak ke kebun binatang untuk melihat gerak-geriknya saat mengayun dan melompat.

7. Anjing
Sering dianggap sebagai sahabat manusia yang setia. Anak boleh menyentuh dan mengelus sayang. Namun, sebaiknya Anda cermat mengenali anjingnya terlebih dahulu. Seperti menghindari sembarang menyentuh anjing yang berjumpa di jalan, atau menyentuh anjing yang telah dilatih agar ‘galak’ dan yang berukuran besar.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + 16 =

%d bloggers like this: