Jenis Obat Penurun Panas Untuk Anak

Loading...

Saat suhu tubuh anak diatas normal bahkan hingga 39. 5°C tentunya akan membuat orang tua cemas. Salah satu pertolongan pertama yang bisa diberikan yaitu dengan memberi obat penurun panas. Anda juga harus mengetahui beberapa jenis obatnya, supaya Anda tak salah dalam mengambil langkah untuk mengatasinya serta memperhatikan dosis supaya tepat.

Jenis Obat Penurun Panas Untuk Anak

Naproxen
Naproxen atau dikenal juga sebagai Naproxen sodium merupakan obat yang digolongkan sebagai antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Bekerja dengan cara menurunkan hormon penyebab pembengkakkan dan rasa nyeri pada tubuh. Biasanya dipakai untuk meredakan gejala arthritis seperti peradangan, bengkak, kaku serta nyeri sendi. Obat ini bisa didapatkan melalui resep dokter. Karena pemakaian naproxen dalam jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan penambahan resiko penyakit jantung. Konsumsi obat ini tidak dianjurkan untuk anak dengan riwayat penyakit jantung. Sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter anak sebelum obat jenis ini diberikan kepada anak.

Parasetamol atau Asetamino
Parasetamol atau Asetamino merupakan obat yang paling sering direferensikan oleh dokter spesialis anak. Obat ini bermanfaat menurunkan demam dan meredakan nyeri. Parasetamol dianggap cukup aman dibandingkan dengan obat penurun demam lainnya karena efek samping ke saluran pencernaan cukup minimum. Anda dapat memberikannya secara oral maupun rektal. Tetapi apabila digunakan melebihi dosis yang disarankan dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan kerusakan hati. Selalu baca petunjuk pemakaian pada kemasan atau ikuti panduan dokter spesialis anak Anda.

Ibuprofen
Selain menurunkan demam dan meredakan nyeri, ibuprofen mempunyai manfaat antiinflamasi atau anti radang yang rendah. Efek sampingnya setelah minum obat in yaitu mual, perut kembung serta yang paling parah yaitu terjadinya pendarahan di lambung. Dokter spesialis anak biasanya merekomendasikan untuk mengkonsumsinya saat perut anak sudah diisi makanan.

Aspirin
Dikenal juga dengan nama asam asetilsalisilat yang bermanfaat untuk menurunkan demam, meredakan nyeri serta antiinflamasi. Aspirin memiliki efek samping yang sama dengan ibuprofen yang bisa mengakibatkan mual serta pendarahan lambung. Karena itu sebaiknya selalu konsumsi aspirin setelah makan. Aspirin juga tak disarankan untuk anak-anak apabila demam yang disebabkan oleh infeksi virus karena bisa mengakibatkan Sindrom Reye, yaitu gangguan hati yang bisa mengakibatkan hilangnya kesadaran seseorang.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three − 2 =

%d bloggers like this: