Stimulasi yang Cerdaskan Bayi

Loading...

Untuk mencapai tingkat perkembangan yang sesuai dengan usianya, bayi perlu rangsangan atau stimulasi yang tepat. Anda para orang tua terkadang bingung memilih stimulasi untuk bayi. Bayi tidak perlu mainan mahal, Anda juga tidak perlu jungkir balik untuk melakukan stimulasi. Anda dapat melakukan hal-hal sederhana sekaligus bermain bersama buah hati.

Stimulasi yang Cerdaskan Bayi

1. Peluk
Pelukan merupakan obat yang manjur. Secara ilmiah pelukan dapat dibuktikan mengurangi depresi serta meningkatkan kekebalan tubuh. Pelukan juga bisa memberikan energi baru pada tubuh yang capek menjadi segar dan terasa muda. Pelukan yang dilakukan dirumah dengan cara teratur akan memperkokoh tali kasih.

2. Cium tubuhnya
Dengan dicium, bayi tahu ada orang yang melindungi serta menjaganya. Itu sebabnya bayi suka sekali dicium, karena dia merasa aman. Cium di pipi, perut, lengan atau kaki bayi. Anda bisa menghujani bayi dengan ciuman, namun lakukan dengan lembut karena bayi tak suka dikejutkan dengan gerakan kasar. Tiup bagian tubuh bayi sampai berbunyi. Bunyi “bbrrppp” dari mulut Anda sangat disenangi bayi dan sensasi rasa geli membuat bayi bahagia.

3. Gendong dan buai
Menggendong serta membuai penting untuk pengembangan rasa percaya, empati, belas kasih, serta hati nurani bayi. Setelah itu bayi mengembangkan kecerdasan serta kemampuannya untuk menerima, memberi kasih sayang, keintiman, cinta serta kebahagiaan. Gendong bayi pada posisi tidur, dengan menopang leher bayi dengan lengan Anda. Bagian leher bayi yang baru masih lemah, belum dapat menopang kepalanya sendiri. Untuk bayi umur 2 – 3 bulan, gendonglah bayi dengan posisi kepala berada di bahu Anda dengan terus menopang punggung, leher serta kepalanya.

4. Sandarkan di dada
Irama jantung Anda yang teratur akan membuat sirkuit otak bayi terutama dibagian korteks sebagai pusat ingatan serta pengendalian emosi terbentuk dengan sempurna. Bunyi detak jantung yang teratur terekam dalam memori otak sampai tercipta keseimbangan antara kognitif dan emosi.

5. Sentuh tubuhnya
Sentuhan bisa mengenalkan bayi pada arti kasih sayang dan menyayangi. Bayi tak hanya akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang dapat menyayangi dan peka pada lingkungan sekitarnya. Bayi yang banyak diberi sentuhan dan belaian, perilakunya akan lebih mudah diatur, tidurnya pun menjadi lebih nyenyak dan tidak rewel.

6. Tatap matanya
Walau penglihatan bayi masih samar, dia dapat melihat wajah Anda dalam jarak pandang 20 – 30 cm. Saat menatap muka Anda, dia sedang mempelajari serta mengingat wajah Anda. Ajak bayi bermain “ciluk ba” serta fokuslah menatap matanya saat membuka kedua tangan Anda. Anda bisa pula sering-sering mengajak anak keluar rumah supaya ia melihat pemandangan yang berbeda.

7. Ajak bicara terus
Meskipun bayi belum memahami kalimat yang Anda ucapkan, mengajak bayi bercakap bisa menjadi landasan untuk perkembangan bahasa bayi nantinya. Beberapa bulan sebelum bayi dapat berbicara dengan baik, kalimat yang sering didengarnya akan berperan penting dalam perkembangan otaknya. Bicaralah sambil menatap matanya, dengan kalimat singkat dan jelas pengucapannya, intonasi naik-turun serta ekspresi menarik sesuai dengan cerita yang Anda berikan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − nine =

%d bloggers like this: