5 Ancaman Gatal-Gatal Pada Balita

Loading...

Balita Anda mungkin saja terinfeksi jamur. Ia juga merasa tidak nyaman dibuatnya. Kulit balita umumnya memang lebih rawan terserang jamur. Jamur akan tumbuh di kulit yang lembab atau sering berkeringat. Walaupun tidak berakibat fatal, infeksi jamur pada anak seharusnya segera diatasi. Karena, kesehatan serta kebersihan tubuhnya menjadi taruhan. Jadi, coba Anda cermati bagian-bagian tubuhnya ini supaya terlepas dari gatal-gatal yang disebabkan oleh jamur.

Ancaman Gatal-Gatal Pada Balita

1. Sela-Sela Jari
Keluhan gatal di sela-sela jari dikarenakan oleh infeksi jamur yang disebut dengan tinea pedis (jari kaki) atau tinea manus (jari tangan). Apabila anak merasakannya di kaki serta tangan, disebut dengan arti tinea manuum. Infeksi jamur ini dapat menular ke yang lain lewat proses penggunaan handuk, baju, dan sepatu yang sama. Pemicunya yaitu Keadaan sela-sela jari yang basah dalam keadaan lama serta tidak segera dikeringkan.

Tanda-tandanya yaitu muncul Keluhan seperti gatal, bintik-bintik kecil berwarna merah. Apabila sela-sela jari diregangkan, tampak bersisik serta terasa perih. Terkadang juga terasa panas. Namun Anda dapat menanggulanginya dengan menngunakan salep, krim, atau meminum obat untuk mengobatinya. Tetapi, konsultasikan ke dokter terlebih dulu untuk penggunaannya supaya Anda mengetahui bahan aktif yang terdapat dalam obat serta dosis yang didapatkan untuk anak.

2. Kaki
Di kaki, jamur biasanya berkembang di sela-sela jari kaki, telapak kaki. apabila tidak diobati dapat menyebar ke semua sisi kulit kaki sehingga terasa gatal, pecah-pecah, serta dapat mengakibatkan kulit terkelupas. Pemicunya yaitu seringMenggunakan sepatu dalam jangka waktu yang lama sehingga kaki berkeringat, menggunakan kaus kaki, sandal, atau sepatu yang lembap.

Tanda-tandanya yaitu Kaki gatal dan berbau, kulit kaki yang gatal bakal berwarna kemerahan bahkan dapat terkelupas, serta nampak bentol-bentol berisi cairan. Perlakuan yaang dapat dilakukan yaitu dengan memBerikan salep anti jamur dibagian kulit yang gatal. Pengolesan salep selayaknya dilakukan sesudah mandi serta keadaan kaki dalam kondisi kering supaya salep bisa menyerap dengan baik di kulit.

3. Lidah
Infeksi jamur dapat terjadi di rongga mulut, serta seringkali terjadi di permukaan lidah berupa bercak-bercak putih. Awalnya bercak-bercak ini tak terasa sakit. Tetapi, bila mengelupas serta iritasi akan mengakibatkan rasa sakit serta panas di mulut yang bisa menyebar ke tenggorokan. Pemicunya yaitu Kebersihan mulut yang kurang terjaga, seperti terdapatnya sisa-sisa susu di mulut anak, pemberian antibiotik yang terlalu berlebihan hingga mengakibatkan terjadinya masalah keseimbangan flora normal dalam mulut, dan malnutrisi atau konsumsi gizi yang kurang atau tak seimbang.

Tanda-tandanya yaitu Ada bercak-bercak putih pada lidah atau rongga mulut, mulut terasa nyeri bahkan menjadi bengkak. Perlakuan yang dapat kita lakukan yaitu ddengan membasahi kain kasa dengan air hangat, balutkan di jari Anda, dan bersihkan lidah anak. Bersihkan juga mulut serta bibirnya. Apabila tidak kunjung membaik, bawalah ia ke dokter.

4. Lipatan Kaki dan Tangan
Lipatan kaki dan tangan juga adalah daerah rawan terinfeksi jamur. Gatal-gatal di lipatan tangan ataupun kaki adalah satu diantara tanda-tanda infeksi jamur yang dimaksud dermatitis atopi. Pemicunya yaitu kulit yang kering, iritasi karena sabun dan bahan kimia lain, kurang melindungi kebersihan, atau alergi pada makanan tertentu, debu, serbuk sari tanaman, serta bulu hewan.

Tanda-tanda yang dapat dilihat yaitu kulit terlihat memerah, terasa sangat gatal, nampak bintik-bintik kecil. Apabila semakin parah, kulit yang gatal dapat menjadi kehitaman serta bersisik. Penanggulangan pada kulit yang terinfeksi jangan dibiarkan basah terlalu lama akibat keringat.
Berikan obat jamur dengan teratur setelah mandi. Apabila infeksi makin kronis, jadi butuh konsultasi dokter.

5. Punggung
Infeksi jamur di punggung biasa dikenal dengan nama biang keringat atau dalam istilah kedokteran miliaria. Infeksi jamur ini membuat lapisan yang memblokir keringat yang muncul dari kulit. Susunan yang bertumpuk di kulit inilah yang membuat bintik-bintik merah. Pemicunya yaitu Hawa panas dan lembap pada tempat dengan ventilasi yang kurang baik, keringat berlebihan pada anak dapat mengakibatkan kerusakan beberapa sel di permukaan kulit, serta tubuh menjadi panas atau demam.

Ditandai dengan timbulnya bintik-bintik kecil pada kulit punggung yang dapat mengakibatkan gatal, perih, membekas menjadi luka, serta memerah.
Bila biang keringat berbentuk gelembung kecil dan kering pada kulit, cukup diberikan bedak tabur setelah mandi. Namun, bila biang keringat berbentuk luka lembab, hindarkan menaburi bedak karena akan membuat gumpalan-gumpalan yang menyumbat kelenjar keringat dan menjadi sarang kuman yang bisa mengakibatkan infeksi. Apabila semakin parah, segera bawa anak ke dokter.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + sixteen =

%d bloggers like this: