Konstipasi Pada Bayi : Tahu & Pahami

Loading...

Ada berbagai spekulasi dan salah kaprah yang terjadi dalam memahami konstipasi pada bayi. Berikut penjelasannya agar dapat dipahami dengan baik dan benar.

Konstipasi Pada Bayi Tahu & Pahami

Penyebab Umum Konstipasi Pada Bayi
Dengan alasan ASI / susu formula mengandung banyak sekali nutrisi, terkadang hampir seluruh komponen tersebut diserap oleh tubuh bayi. Demikianlah bayi kerap tidak buang air besar beberapa hari lamanya. Pada bayi dengan ASI ekslusif, bahkan pergerakan usus terjadi sangat minimal. Pada umumnya, hampir seluruh bayi mengalami ‘konstipasi’ pada awal-awal usianya.

Meski normal, jika karena hal tersebut Anda melihat bayi merasa kesakitan atau bermasalah dengan perutnya, maka Anda harus segera memeriksakannya ke dokter.

Pengertian Konstipasi

Bayi tidak mengalami konstipasi apabila ia tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti sehubungan dengan frekuensi buang air besar. Apabila bayi Anda buang air besar dengan feses yang baik, lembut, tidak berdarah bahkan setiap 5 hari sekali, maka ia baik-baik saja. Masalah timbul apabila ia mengalami kesusahan buang air besar, berdarah, terlihat tidak nyaman dengan perutnya dan tidak buang air besar lebih dari 1 minggu. Kondisi ini bisa saja disebut konstipasi dan ibu harus segera membawa bayi ke dokter untuk diperiksa.

Tips Mempermudah Pencernaan Bayi
– Jika Anak minum susu kaleng, cobalah mengganti dengan merek yang berbeda. Konstipasi tidak pernah menjadi alasan untuk stop pemberian ASI.
– Berikan sedikit jus buah di susu formula anak, atau buatlah susu lebih encer (pada bayi berusia lebih dari 4 bulan).
– Ingatlah bahwa jika bayi terlihat sehat dengan feses yang baik, maka ia sesungguhnya tidak mengalami konstipasi sehingga tidak membutuhkan penanganan khusus.

Sekian.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + eight =

%d bloggers like this: