Ini Alasan Menghindari High Heels Selama Kehamilan

Loading...

High heels atau sepatu/sandal hak tinggi memang identik dengan wanita modern. Tetapi, jika Anda sedang hamil, ada baiknya untuk sementara Anda menyimpan sepatu high heels Anda hingga kelahiran nanti. Meski tidak ada larangan langsung, menggunakan hak tinggi selama hamil akan meningkatkan resiko bahaya selama kehamilan berlangsung.

Ini Alasan Menghindari High Heels Selama Kehamilan

Jika memang perlu, gunakan hak tinggi hanya pada saat tertentu yang sangat penting saja. Selebihnya, pilihlah alas kaki yang datar (rendah) dan nyaman digunakan untuk berbagai kegiatan.

Pengaruh High Heels Terhadap Tubuh
Postur tubuh akan otomatis berubah ketika Anda mengenakan high hells. Tekanan akan fokus menyasar ke punggung, dengkul dan persendian telapak kaki. Nah, tekanan eksta tersebut dapat mengakibatkan cedera ringan hingga serius pada ibu hamil yang memiliki masa tubuh yang bertambah.

High heels juga dapat menyebabkan nyeri punggung dan tulang belakang yang kerap terjadi selama hamil akibat bobot rahim yang meningkat. Selain itu, high heels yang membutuhkan keseimbangan akan sangat sulit dikendalikan oleh ibu hamil yang berkurang kemampuan keseimbangannya.

Memburuknya High Heels
Pengaruh buruk high heels akan meningkat seiring dengan usia kandungan Anda. Pada trimester ketiga kehamilan, memaksakan diri menggunakan high heels barangkali keputusan yang sangat buruk. Tak hanya masalah pinggang, keseimbangan dan persendian kaki saja, jika Anda terjatuh atau mengalami kondisi sendi yang parah, bukan tak mungkin bahaya besar mengancam janin dalam perut.

Satu alasan lagi untuk menghindari high heels adalah ukuran kaki yang biasanya melebar ketika hamil. High heels yang biasanya ‘pas-pasan’ akan sulit digunakan. Dan ketika dipaksa, dijamin kaki akan menderita, kesempitan dan membuat pusing kepala.

So, masih mau mencobanya?

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 4 =

%d bloggers like this: