4 Nutrisi Penting Masa Pertumbuhan Anak

Nutrisi pada makanan sangat beragam dan beraneka jenis. Selain itu, berbagai nutrisi penting juga bisa diperoleh dari susu dan asupan suplemen tambahan. Pada dasarnya, berbagai jenis nutrisi umum mudah didapatkan dari jenis makanan biasa, seperti karbohidrat, lemak dan protein.

4 Nutrisi Penting Masa Pertumbuhan Anak

Diantara sekian banyak nutrisi, ada 4 nutrisi penting yang kerap dilewatkan anak. Padahal, 4 jenis nutrisi ini cukup penting pada masa pertumbuhannya. Berikut 4 nutrisi penting yang seharusnya Anda berikan kepada anak :

1. Vitamin D
Merupakan vitamin yang sangat penting dan paling sering kurang asupannya. Pada orang dewasa, kekurangan vitamin D dihubungkan dengan penyakit osteoporosis, kanker payudara, kanker usus, kanker prostat, penyakit jantung dan depresi.

Vitamin D diperlukan tubuh terutama pada masa pertumbuhan untuk menyerap kalsium dan memaksimalkan pertumbuhan tulang dan gigi. Anak dengan asupan vitamin D yang sangat kurang dapat mengalami tulang rapuh dan pertumbuhan yang tidak maksimal.

AAP dari Amerika menyarankan asupan setidaknya 400 IU Vitamin D setiap hari pada anak usia 1-18 tahun.

Vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari. Beberapa jenis makanan yang berbahan baku susu termasuk sereal, jus jeruk dan yogurt mengandung vitamin D. Ikan-ikanan laut juga mengandung vitamin D yang cukup tinggi.

2. Kalsium
Kalsium membantu pertumbuhan tulang dan mempertahankan kesehatannya. Detak jantung, tekanan darah dan fungsi otot juga sangat berhubungan dengan asupan kalsium dalam tubuh.

Kebanyakan kalsium disimpan di tulang. Jika anak kekurangan zat ini, maka tubuh akan mengambilnya dari tulang sehingga menyebabkan gangguan pada tulang dan pertumbuhan.

Berikut takaran asupan kalsium setiap hari yang dibutuhkan anak :
Usia 1-3: 500 milligrams
Usia 4-8: 800 milligrams
Usia 9-18: 1,300 milligrams

Meski anak meminum susu, orangtua perlu menghitung jumlah kalsium yang dikonsumsi agar cukup bagi tubuh.

3. Serat
Serat dibutuhkan tubuh anak untuk membuatnya merasa kenyang dan terhindar dari masalah pencernaan. Untuk memenuhi kebutuhan serat, berikan anak buah-buahan atau sayur-mayur setiap hari. Jika perlu, anak dapat mengkonsumsi suplemen yang mengandung fiber.

4. Potasium
Zat potasium dalam tubuh sangat erat hubungannya dengan jantung dan kesehatan otot. Anak-anak membutuhkan potasium seperti halnya orang dewasa. Menurut AAP, kebutuhan potasium harian pada anak adalah sebagai berikut :

Usia 1-3: 3,000 milligrams
Usia 4-8: 3,800 milligrams
Usia 9-13: 4,500 milligrams
Usia 14-18: 4,700 milligrams

Potasium banyak ditemukan pada buah, sayur, daging dan makanan laut. Pastikan Anda menyediakan setidaknya 1 jenis buah atau sayur setiap hari untuk anak.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − eleven =