Fast Food & Junk Food Selama Kehamilan

Jika pada keadaan normal saja setiap orang dianjurkan untuk menghindari fast food dan junk food, maka hal yang lebih ketat akan berlaku bagi ibu hamil yang dituntut untuk menjaga pola makan dan mencukupi asupan nutrisi bagi janin yang sedang dikandung.

Fast Food & Junk Food Selama Kehamilan

Dari namanya saja, baik junk food maupun fast food merupakan jenis makanan yang tidak baik untuk kesehatan, terlebih junk food yang berarti makanan ‘sampah’. Minyak-garam-gula-vetsi berlebih, aneka bahan pengawet, bahan baku tak berkualitas merupakan beberapa faktor yang menjadikan jenis makanan tersebut tak baik untuk kesehatan.

Baik junk food maupun fastfood, keduanya disinyalir sebagai penyebab utama obesitas, kanker dan gangguan kesehatan generatif lainnya. Tentu saja yang dimaksudkan adalah jenis junkfood dan fastfood yang benar-benar telah terbukti tidak sehat.

Pola Hidup Modern
Tak bisa disalahkan memang, kehadiran makanan cepat saji merupakan hasil dari tuntutan hidup modern yang serba praktis dan cepat. Lagipula, rasa dari makanan jenis ini terbilang klop di lidah meski tak sepenuhnya klop di badan. Tak jarang, kebiasaan sebelum hamil akan terus terbawa meski sedang hamil.

Apabila Harus …
Dalam berbagai situasi dan kondisi tertentu, konsumsi makanan jenis ini kadangkala harus terjadi. Tentu saja, ibu hamil tidak sepenuhnya dilarang untuk selalu menghindarinya. Konsumsi makanan cepat saji boleh saja dilakukan dalam kondisi tertentu, apalagi jika dibandingkan dengan tidak makan sama sekali. 1-2x seminggu atau bahkan sebulan makan di restoran cepat saji sah-sah saja dan tidak akan serta-merta membahayakan janin.

Tips Konsumsi Makanan Cepat Saji Selama Kehamilan
Berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan apabila ‘harus’ atau ingin mengkonsumsi junkfood & fastfood selama kehamilan :
– Anda wajib memilih makanan cepat saji yang 100% matang. Tidak ada alasan untuk memaksakan diri mengkonsumsi makanan yang mentah atau setengah matang.
– Hindari penggunaan saos, sambal, dan berbagai bumbu yang Anda percayai mengandung zat pewarna dan pengawet.
– Makan dengan porsi secukupnya saja.
– Usahakan sedapatnya menghindari jenis yang cripsy (original lebih baik), terlalu berminyak dan berbumbu.
– Ikan jauh lebih baik dibandingkan ayam dan daging lainnya.
– Air putih atau jus merupakan pilihan jenis minuman yang harus Anda pilih. Hindari minuman bersoda, terlebih yang mengandung alkohol.
– Jika ada lalapan atau salad atau sayuran yang disajikan, sebaiknya Anda memilih yang matang dan dimasak saja.
– Hindari makanan yang terlalu pedas, terlalu asin, terlalu manis dan terlalu gurih. Jika memang harus, makanlah dalam jumlah paling minimal.

Kesimpulan
Fast Food & Junk Food Selama Kehamilan sedapat mungkin dihindari. Makanan yang paling sehat selama hamil adalah olahan dapur Anda sendiri dengan bahan-bahan segar yang diperoleh di pasar maupun supermarket. Beberapa restoran dan rumah makan yang dapat dipercaya pengolahannya (non junkfood) dapat menjadi alternatif varisai menu makanan.

Jika memang terpaksa, konsumsilah makanan cepat saji dalam porsi yang sedikit.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 3 =