Cara Sederhana Atasi Masalah Tantrum Anak

Sebagian besar orangtua memiliki waktu dimana ia akan dibuat pusing oleh anak-anaknya yang berusia balita. Sebagian anak kecil senang membuat ulah. Anak-anak yang membuat ulah (tantrum) itu juga sebagai cara ia mengekspresikan kemarahan serta rasa frustasinya.

Cara Sederhana Atasi Masalah Tantrum Anak

Bila tingkah laku itu tidak ditangani dengan benar oleh ibu atau ayahnya, maka anak tersebut bisa belajar untuk memakai amarahnya dengan merekayasa orang guna memperoleh perhatian lebih.

Berikut beberapa hal sebaiknya Anda perhatikan ketika anak menunjukkan tantrum yang tidak terkendali :

– Janganlah pernah menghukum anak Anda.
– Janganlah berikan hadiah padanya.
– Tetap tenang serta membiarkan tingkah laku seperti itu sejauh mungkin.
– Isolasikan anak bila memungkinkan.
– Jangan biarkan ada orang lain yang membela anak sehingga bisa memengaruhi respons Anda pada amukan itu.

Saat anak Anda geram-marah, pada prinsipnya itu diluar kendali dirinya. Anda mesti meyakinkan bahwa Anda konsisten dan tegas dalam menghadapi kebiasaan buruk tersebut. Menghukum anak saat ia bikin tingkah, dengan berteriak atau memukul pantat contohnya, membuat ini bakal lebih tidak baik dalam periode pendek serta memperpanjang tabiat dalam jangka panjang.

Mencoba untuk menyudahi tingkah dengan menyerah pada tuntutan anak bahkan bisa lebih jelek lagi. Ini merupakan langkah untuk mengajarkan anak memakai amukannya untuk manipulasi, serta dapat mengakibatkan perilaku untuk meneruskannya tanpa ada batas, bahkan sampai dewasa.

Menghambat Tantrum Pada Anak
Anda bisa mencegah amukan dengan bicara pada anak terlebih dulu. Terangkan pada anak Anda apa yang bakal Anda kerjakan. Lalu, beritahu anak Anda apa tingkah laku yang Anda inginkan, letakkan harapan Anda dalam beberapa hal yang positif.

Sesudah Anda tuntas menyampaikan pada anak apa yang Anda kehendaki, katakan padanya apa yg tidak Anda kehendaki.

Beritahu pada anak Anda tidak cuma masalah tabiat yang perlu dijauhi, namun mengapa anak Anda untuk menghindari hal tersebut . Lalu, buat anak Anda untuk sepakat dengan hal tersebut.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + 4 =