Ini 5 Fakta & Mitos Menyusui

Semua ibu pasti sangat setuju kalau air susu ibu (ASI) menjadi sumber makanan paling baik buat bayi untuk mengawali kehidupan. Akan tetapi ada beberapa mitos yang berkembang mengenai menyusui. Disebutkan, menyusui bisa membuat payudara turun atau menyusui jadi sejenis alat kontrasepsi yang membatasi kehamilan. Ketimbang sebatas berandai-andai, lebih baik telusuri mitos beserta realitanya

mitos fakta menyusui

1. Mitos : Kalau bayi menyusu ASI sangat banyak, artinya bayi tersebut betul-betul kelaparan
Realita : ASI terlalu ringan buat di proses oleh saluran pencernaan bayi, biasanya hal semacam itu membuat bayi cepat kembali lapar ketimbang bayi yang diberikan susu formula. Bayi yang baru lahir kebanyakan menyusu sekitar 2-3 jam sekali.

2. Mitos : Menyusui mengubah ukuran serta bentuk payudara dan mengurangi sensitivitas
Realita : Kehamilan memang sedikit mengubah penampilan payudara. Akan tetapi beberapa pakar mengemukakan bahwa menyusui tidak menyebabkan perubahan pada payudara. Jadi kegiatan menyusui bayi membantu wanita melindungi payudara dari dampak kanker di waktu yang akan datang.

3. Mitos : Menyusui menghindari wanita dari kehamilan
Realita : Menyusui bukanlah jaminan bisa menghindari kehamilan selanjutnya. Akan tetapi beberapa ahli sangat percaya menyusui 98% efisien bisa mengontrol kehamilan dikarenakan hormon yang ikut serta selagi wanita menyusui menghindar ovulasi, hingga menghambat wanita untuk hamil. Tapi disaranakan seandainya tidak ingin kembali hamil, lebih baik menggunakan pelindung saat bercinta. Atau hubungi dokter Anda buat berkonsultasi mengenai kontrasepsi yang aman digunakan.

4. Mitos : Tambahkan susu formula buat bayi agar cepat tertidur
Realita : Beberapa analisa menunjukkan bahwa bayi yang diberi susu formula tidak tidur dengan lebih baik meskipun kemungkinan saja tidur lebih lama. Menurut beberapa ahli hal semacam ini hasil dari susu formula lebih susah diproses dari pada ASI hingga bayi tidak terbangun dikarenakan kelaparan.

5. Mitos : Beristirahat menyusui bisa memperbanyak produksi ASI
Realita : Semakin banyak Anda menyusui semakin banyak pula ASI yang dihasilkan. Memberi jeda menyusui malah akan mengurangi pasokan ASI. Memang dikala tidak menyusui di siang hari, maka malam harinya pasokan ASI akan semakin banyak. Akan tetapi pada hari selanjutnya ASI akan lebih sedikit dihasilkan. Beberapa ahli menganjurkan untuk menyusui atau pun memerah ASI dengan teratur sekitar 9 sampai 10 kali/hari untuk memastikan produksi ASI selalu lancar.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × two =