Diabetes Pada Bayi

Apabila bayi menderita diabetes, kemungkinan paling besar diabetes tersebut adalah tipe 1, biasa disebut sebagai diabetes dengan ketergantungan insulin. Artinya, pankreas berhenti memproduksi insulin sehingga bayi membutuhkan insulin injeksi untuk memproduksi glukosa dalam tubuh.

Diabetes Pada Bayi

Meski diabetes tipe 1 hanya terjadi pada sekitar 5-10% penderita diabetes secara keseluruhan, diabetes pada bayi hampir seluruhnya merupakan tipe 1. Faktanya lagi, sekitar 75% penderita diabetes tipe 1 didiagnosa secara dini pada anak-anak dan remaja berusia dibawah 18 tahun. Kondisi tersebut sering disebut Juvenile Diabetes.

Sementara itu, diabetes tipe 2 dimana pankreas memproduksi insulin tetapi tubuh tidak dapat menggunakannya rata-rata terjadi pada usia diatas 40 tahun. Kegemukan dan tidak terkontorlnya asupan gula menjadi penyebab utama diabetes tipe 2. Hal ini bisa saja terjadi pada anak atau remaja dengan masalah obesitas.

Bagaimana mengamati bayi menderita diabetes?
Berikut beberapa kondisi yang umum terjadi pada penderita diabetes, tak terkecuali bayi :
– Rasa haus yang meningkat
– Kencing terlalu sering
– Nafsu makan tak terkendali
– Penurunan berat badan secara perlahan tetapi konstan
– Keringat yang manis, kental dan banyak.

Penanganan Diabetes
Bagaimanapun mengatakannya, diabetes tipe 1 merupakan penyakit serius yang membutuhkan pengawasan secara terus-menerus. Bantuan tenaga medis yang kompeten merupakan satu-satunya cara untuk mengatasi masalah diabetes pada bayi dan anak.

Biasanya dokter akan melakukan kontrol insulin dalam tubuh secara marathon sebelum memutuskan frekuensi injeksi insulin yang ideal. Selain itu, diet asupan makan yang baik juga diperlukan untuk mengontrol diabetes pada bayi dan anak.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + seventeen =