Bayi Kuning, Fakta & Mitos Seputarnya

Bayi kuning atau dalam istilah bahasa inggris disebut “jaundice” merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi yang baru dilahirkan. Lebih dari 50%, atau sebanyak 6 dari 10 bayi memiliki kecenderungan ‘kuning’. Istilah ‘bayi kuning’ digunakan untuk menggambarkan kondisi warna kuning pada kulit bayi yang biasanya diikuti oleh warna kuning pada kutikula mata. Penyebab keadaan tersebut adalah tingginya kadar bilirubin di dalam darah. Bilirubin sendiri adalah pigmen berwarna kuning yang dilepaskan dari sel darah merah.

Penyebab Bayi Kuning
Bayi yang baru lahir pada umumnya memiliki kadar sel darah merah yang lebih besar daripada pada anak atau orang dewasa. Kondisi tersebut menyebabkan konsentrasi bilirubin yang terdapat dalam darah cukup banyak. Bayi yang baru lahir juga memiliki hati yang belum matang. Kombinasi antara bilirubin yang banyak dengan liver yang belum bekerja sempurna menyebabkan bilirubin meningkat sehingga pigmen kuning nampak di kulit bayi.

Gejala Bayi Kuning
Jika bayi mengalami kelahiran kuning yang wajar, tidak ada gejala yang diperlihatkan karena sesungguhnya bayi tersebut tidak sakit. Warna kuning yang tampak pada kulit akan terlihat merata dari kepala hingga kaki, termasuk bagian putih pada mata.

Jenis Bayi Kuning
Ada beberapa macam bayi kuning yang dikenal di dunia kedokteran, antara lain :

1. Bayi kuning normal : terjadi pada setengah kelahiran. Penyebabnya adalah kondisi hati dan kadar bilirubin dalam darah yang tinggi. Pada umumnya, kuning pada kulit bayi akan hilang dengan sendirinya setelah bayi berusia 1-2 minggu.

2. Bayi kuning prematur : terjadi pada kebanyakan kasus kelahiran prematur yang belum siap untuk mengelola bilirubin secara baik di tubuhnya. Kondisi kuning pada bayi prematur memerlukan perawatan khusus di rumah sakit untuk mengontrol kadar bilirubin dalam darah. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak buruk dari bilirubin yang dapat menyebabkan komplikasi.

3. Bayi kuning menyusui : bayi kuning juga dapat terjadi ketika bayi menyusui dari ibu yang belum memiliki jumlah asi yang cukup banyak. Hal ini bukan disebabkan oleh asi yang buruk atau masalah pada asi. Penyebabnya adalah karena bayi tidak mendapatkan susu yang cukup.

4. Bayi kuning karena asi : jumlah kasus ini hanyalah 1-2% saja, yaitu kuning pada bayi yang disebabkan oleh kandungan asi ibu. Hal ini biasanya terjadi setelah 3-5 hari usia bayi dan akan meningkat perlahan antara 3-12 minggu kemudian. Jenis penyebab satu ini perlu mendapatkan pemeriksaan yang lebih dalam oleh dokter.

5. Ketidakcocokan Darah (masalah Rh atau ABO) : jika bayi memiliki golongan darah yang berbeda dari ibu, maka si ibu bisa memproduksi antibodi yang akan menghancurkan sel darah merah bayinya. Hal tersebut menyebabkan jumlah bilirubin yang meningkat tajam dalam tubuh si bayi. Bayi kuning yang disebabkan oleh kondisi ini dapat dimulai pada hari pertama kelahiran. Permasalahan Rh dahulu kala pernah menjadi penyebab utama bayi kuning, tetapi kini dapat dicegah dengan suntikan antibodi glubolin Rh yang membuat ibu tak lagi memproduksi antibodi yang akan menyerang sel darah merah sang bayi.

Jemur atau terapi sinar Pada Bayi Kuning
Sinar matahari atau yang terdapat pada alat khusus yang ada di rumah sakit bersalin memiliki cara kerja yang mirip. Ketika kulit bayi disinari oleh cahaya yang memiliki spektrum biru, maka hal tersebut akan mengubah bilirubin menjadi zat kimia lain yang tidak berbahaya dan lebih mudah dieksresikan tubuh. Penyinaran tubuh bayi biasanya hanya diperlukan selama beberapa hari dan bayi yang siap untuk dibawa pulang ke rumah seharusnya tidak lagi membutuhkan perawatan tambahan.

jaundice-1

Kapan Anda harus pergi ke dokter?
Jika bayi memiliki kadar bilirubin yang sangat tinggi (sangat kuning) lebih dari 10 hari dan tampaknya akan mengalami komplikasi kerusakan otak, maka bayi akan nampak sangat lesu dan mengantuk terus-menerus. Kemungkinan lain adalah gelisah, kerap melengkungkan tubuh, menangis hebat atau bahkan kejang. Jika hal-jal tersebut terjadi, segera pergi ke rumah sakit terdekat agar bayi mendapatkan penanganan.

Kesimpulan
Bayi kuning adalah kondisi yang sangat umum terjadi sehingga mitos yang mengatakan kondisi tersebut berbahaya tidaklah benar sama sekali. Penyebab kuning pada bayi pun bermacam-macam sehingga harus dicermati jenis yang membuat kondisi kuning pada bayi Anda. Perlu diingat bahwa kondisi kuning dapat terjadi sesaat setelah kelahiran atau berhari-hari setelah kelahiran. Jika Anda mengalami kekuatiran atas kondisi kuning yang sudah melebihi 2 minggu, jangan pernah ragu untuk segera berkunjung ke dokter anak terdekat.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + eleven =