Tips Memberi Makanan Padat Untuk Pertama Kalinya

Memasuki usia beberapa bulan, bayi lucu tersayang Anda sudah siap untuk mulai mencoba makanan padat untuk yang pertama kali dalam hidupnya. Tentu hal ini harus dilakukan dan direncanakan dengan matang agar proses berjalan mulus tanpa masalah. Pada posting ini, kita akan membahas tips-tips seputar pemberian makanan padat untuk pertama kalinya pada bayi.

Tips Memberi Makanan Padat Untuk Pertama Kalinya

Berikut beberapa tips penting yang wajib Anda ketahui :
1. Selalu cuci bersih sayur, ikan, buah atau daging sebelum diolah. Kuman penyakit utama akan berasal dari bahan makanan yang tidak dibersihkan dengan baik.
2. Pilih bahan makanan yang alami dan berkualitas baik.
3. Untuk sayur, pilihlah sayuran segar dan berwarna seperyi wortel, tomat, bayam. Untuk buah, pilihlah jenis yang berwarna, segar dan matang. Jangan lupa memilih buah dengan rasa manis alami seperti pepaya, jeruk dan melon.
4. Pilih bahan makanan yang bervariasi dengan gizi yang lengkap. Usahakan memilih jenis yang kaya akan asam lemak esensial, Omega 3 dan 6. Zat-zat ini sangat bermanfaat untuk perkembangan otak anak. Bahan makanan yang direkomendasikan adalah produk protein hewani, seperti ikan laut, telur, daging merah, susu dan produk turunan susu.
5. Buah-buahan dapat Anda berikan dalam bentuk puree dengan blender atau parutan halus. Sari buah diberikan pada bayi agar lebih mudah dimakan dan diserap tubuh. Anda juga bisa mengukus buah sebentar sebelum diblender agar teksturnya menjadi lebih lembut.
6. Sayuran juga dapat diblender dengan direbus terbelih dahulu sebelumnya agar cukup matang untuk dikonsumsi.
7. Ingat! Hindari penggunaan garam, gula dan madu secara berlebihan. Untuk menambah aroma, Anda dapat memberikan air rebusan kaldu atau irisan seledri atau daun bawang untuk memberikan citarasa alami.
8. Hindarilah penggunaan bumbu-bumbu beraroma pekat seperti merica, cabe atau pala.
9. Jangan pernah memberikan perasa kimia seperti MSG atau micin pada makanan.

Tips tambahan : perkenalkanlah makanan padat sesuai dengan tahapan perkembangan bayi. Jangan terlampau lama memberikan makanan lumat yang dihaluskan karena akan membuat anak tak mampu melatih fungsi mengunyah dan menelan dengan baik. Jika kebiasaan makanan lumat diteruskan hingga terlalu lama, anak akan cenderung malas mengunyah ketika ia bertumbuh menjadi balita.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × four =