Ini Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah

Bayi prematur membutuhkan perhatian ekstra dari orangtua, terutama pada bulan-bulan awal kehidupannya. Setelah beberapa hari berada di rumah sakit dalam penanganan juru rawat terlatih, maka kini saatnya Anda mengajak pulang dan merawatnya sendiri di rumah. Nah, jangan khawatir, bingung atau panik, sebab jika mengetahui tips & triknya, maka merawat bayi prematur tidaklah seberat yang dibayangkan.

Premature Infant in Incubator

Untuk mengetahui sekelumit informasi mengenai bayi prematur, Anda dapat terlebih dahulu membaca posting terdahulu : seluk beluk bayi prematur.

Berikut beberapa tips merawat bayi prematur di rumah :

1. Extra Asupan.
Bayi prematur membutuhkan asupan lebih ASI / susu formula (sesuai dengan kondisi dan pilihan orangtua) untuk membuat bobotnya bertambah. Dengan demikian, Anda harus lebih sering memberikan susu kepada bayi prematur.
2. Extra Istirahat.
Bayi prematur membutuhkan waktu istirahat dan tidur yang lebih lama daripada bayi normal agar cepat mencapai kondisi kesehatan dan berat badan yang ideal. Pastikan Anda memberikan lingkungan yang mendukung hal ini. Usahakan selalu menjaga suasana tenang, bebas bising dan membuat bayi nyaman beristirahat.
3. Extra Hangat.
Bayi prematur memang seharusnya masih berada dalam kandungan lebih lama. Oleh sebab itu, Anda dapat mencukupi kebutuhan tersebut dengan menggendongnya lebih sering agar suhu tubuh Anda membantunya mempertahankan suhu yang ideal plus tekanan darah yang lebih stabil, pernafasan dan denyut jantung.
4. Extra Perlahan.
Bayi prematur sebaiknya tidak terlalu cepat belajar dan bermain layaknya bayi normal. Lakukan semua tahap secara perlahan untuk menghindari kelelahan.

Selain tips diatas, Anda dapat melakukan berbagai stimulasi dan perlakuan yang mendukung kenyamanan dan kesehatan bayi lainnya. Yang juga penting adalah kontrol setiap beberapa waktu sekali (mingguan atau bulanan) untuk memastikan kesehatannya bertambah baik. Biasanya setelah beberapa bulan, bayi prematur akan mencapai kondisi idealnya sehingga dapat mengalami tumbuh-kembang yang normal sebagaimana harusnya.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + 2 =