Kejang Pada Anak, Tahu & Pahami

Ketika anak mengalami kejang, terdapat sejumlah banyak sel pada otak yang mengirimkan sinyal elektrik pada saar yang bersamaan. Seperti yang kita tahu, otak terdiri dari jutaan sel yang bernama neurons. Setiap neuron akan berkomunikasi menggunakan impuls elektrik.

Kejang Pada Anak, Tahu & Pahami

Meski kejang (terutama pada anak) sering dikaitkan dengan demam tinggi, kekurangan oksigen, benturan hebat pada kepala, pada kenyataaanya hampir sebanyak 70% penyebab kejang tidak dapat diindentifikasi. Jika anak mengelami kejang lebih dari 1 kali secara tiba-tiba dan tanpa penyebab yang pasti, Anda patut mencurigai epilepsi.

Pada anak normal (non-epilepsi), pemicu kejang biasanya dapat segera diketahui. Beirkut beberapa kondisi yang harus Anda amati dan perhatikan dengan sebaik-baiknya sehubungan dengan kejang pada anak :

– Demam tinggi. Jika anak memiliki riwayat kejang akibat demam tinggi, selalu perhatikan suhu badannya ketika demam terjadi kembali. Segera berikan obat penurun panas apabila demam sudah berada diatas angka normal (biasanya suhu demam bayi diatas 39 derajat Celsius).
– Kurang Oksigen. Bayi berusia kurang dari 2 tahun sangat sensitif dengan ketersediaan oksigen pada udaranya. Pastikan Anda menghindari anak berada di tempat yang terlalu tinggi atau ramai.

Cara Mengatasi Kejang
Jika anak mengalami kejang, yang pertama kali harus Anda lakukan adalah tidak panik dan segera memindahkannya ke tempat yang aman dan nyaman. Longgarkan pakaiannya agar anak dapat bernafas dengan bebas. Nafas merupakan hal terpenting yang harus senantiasa diperhatikan. Produksi air liur berlebih akibat saraf yang tidak berfungsi baik dapat menyumbat pernafasan anak. Jika sudah reda, segera bawa anak ke dokter atau unit gawat darurat terdekat agar mendapatkan pertolongan.

Pro Kontra
Kopi hitam secara luas dikenal sebagai pencegah kejang pada anak. Meski belum diketahui kebenarannya secara empiris, memberikan 1-2 sendok kopi hitam kepada anak berusia diatas 1 tahun sebanyak 1x seminggu dianggap mampu menurunkan resiko kejang pada anak.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 2 =