Gejala Keguguran Pada Kehamilan

Secara harafiah, keguguran adalah kematian janin sebelum 20 minggu kehamilan. Dalam ilmu kedokteran, keguguran juga sering disebut sebagai “spontaneous abortion”. Tentu saja bukan dalam konteks ‘aborsi’ yang selama ini kita ketahui.

Gejala Keguguran Pada Kehamilan

Berdasarkan statistik, sebanyak 50% kehamilan akan berakhir dengan keguguran, kebanyakan terjadi ketika wanita belum mengetahui kehamilan tersebut. Sementara itu, sebanyak 15% dari ibu hamil yang telah mengetahui kehamilannya akan berakhir dengan keguguran.

Lebih dari 80% keguguran terjadi pada trimester pertama. Keguguran yang terjadi pada saat menjelang persalinan atau melebihi 20 minggu kehamilan disebut sebagai “Late miscarriages”, dan ini termasuk jarang terjadi.

Gejala Keguguran
Secara umum, keguguran akan ditandai dengan pendarahan yang semakin berat dan mengkhawatirkan. Berikut beberapa gejala keguguran yang mungkin terjadi pada ibu hamil :

1. Pendarahan vaginal. Bisa terjadi pada masa awal kehamilan, bahkan sebelum Anda mengetahui keterlambatan datang masa haid dan tahu bahwa Anda hamil.
2. Sakit tulang belakang sedang atau berat yang konstan dan tak kunjung reda meski sudah diobati.
3. Materi berdarah yang keluar dari vagina, bisa merah atau merah muda berbentuk seperti daging.
4. Penurunan tanda kehamilan seperti kehilangan sensitifitas payudara atau muntah-muntah.

Apabila gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas terjadi pada Anda, sebaiknya Anda segera datang dan berkonsultasi dengan dokter. Jangan menunda hingga keadaan semakin buruk.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + fourteen =