Tentang Demam Tifoid Pada Anak

Tifus atau tipes atau tifoid merupakan jenis penyakit yang cukup menyebalkan, terutama apabila terjadi pada masa balita dan kanak-kanak. Selain gejala penyakit cukup membuat tubuh menderita, proses penyembuhan pun terbilang cukup lama. Padahal, tifoid merupakan salah satu penyakit yang sangat umum di Indonesia karena iklim tropis dan berbagai musim buah yang menumbuh-suburkan bakteri/kuman penyebab tipes.

Tentang Demam Tifoid Pada Anak

Penyebab Tifoid
Tifoid disebabkan oleh kuman Salmonella Typhi yang hidup pada lingkungan yang kotor. Bakteri ini ditularkan melalui feses yang dibawa oleh serangga atau angin ke dalam makanan dan minuman. Tipus merupakan penyakit endemik yang sangat mudah ditularkan, terutama pada negara berkembang dimana faktor kebersihan masih menjadi salah satu elemen yang kurang diperhatikan.

Demam Tifoid & Demam Berdarah
Sekilas, kedua jenis demam ini memiliki persamaan satu sama lain sehingga terkadang orangtua sulit membedakannya. Padahal, terdapat beberapa perbedaan mencolok antara DBD dan tifoid yang dapat langsung diamati, diantaranya :
– DBD berlangsung sepanjang hari, sementara demam tifoid berlangsung lebih sering pada malam hari. Semakin malam, semakin parah demam tifoid berlangsung dan biasanya akan mereda ketika pagi hari.
– DBD biasanya diiringi dengan timbulnya bintik merah pada kulit, sementara tifoid tidak.
– Tifoid menunjukkan gejala khas meliputi lidah berwarna putih, sakit kepala, sakit pada bagian perut dan denyut nadi yang melambat.

Gejala Demam Tifoid Pada Anak
1. Demam sedang hingga tinggi, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit & nyeri perut.
2. Jika pengobatan tidak dimulai, maka suhu tubuh secara perlahan akan meningkat dalam waktu 2-3 hari, yaitu mencapai 39,4-40 derajat celcius selama 10-14 hari.
3. Denyut jantung lemah & rasa lelah pada tubuh.
4. Lidah berwarna putih
5. Tidak nafsu makan

Penanganan Tifoid
Tifoid dapat didiagnosa melalui tes WIDAL maupun tes darah. Untuk memastikan demam yang terjadi, dokter akan segera menyarankan diagnosis yang dinilai paling tepat dilakukan. Jika anak demam disertai gejala-gejala seperti disebut diatas, tak ada pilihan lain bagi orangtua kecuali segera membawanya ke dokter anak terdekat.

Untuk mencegah tifoid, anak dapat diberikan vaksin tifoid yang hingga saat ini belum diwajibkan. Perlu diingat bahwa vaksin tidak akan 100% melindungi anak dari tifoid dan memiliki masa aktif.

Pengobatan Tipes
Anak bisa dirawat di rumah atau di rumah sakit (jika diperlukan). Dokter akan memberikan beberapa antibiotik yang harus dikonsumsi hingga habis agar tipes benar-benar sembuh. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengobati tipes pada anak :
– Berikan obat penurun panas apabila demam terjadi. Hentikan apabila demam sudah hilang.
– Hindari makanan dengan serat tinggi seperti sayuran karena kondisi usus yang sedang diserang oleh kuman tipes akan bertambah buruk. Anak sebaiknya diberikan makanan lunak yang mudah dicerna oleh usus.
– Antibiotik harus diminum secara rutin hingga dosisnya habis. Berhenti mengkonsumsi antibiotik ketika kondisi sudah membaik hanya akan membuat kuman tipes menjadi kebal.
– Perhatikan konsumsi makanan yang cukup dan cairan agar anak lebih cepat sembuh.
– Usahakan agar anak beristirahat total selama sakit tipes dan hindari pergerakan yang berlebihan agar luka pada usus tidak bertambah parah.
– Masa penyembuhan tipes tergolong cukup lama hingga 1 bulan. Anda harus sabar dan membuat anak Anda sabar.
– Tipes merupakan penyakit yang dapat kambuh kembali sehingga Anda harus menjaga kondisi anak setidaknya 2-3 bulan setelah sembuh agar kondisi anak sehat 100%. Anda dapat memberikan beberapa obat-obatan herbal seperti serbuk cacing untuk mempercepat proses penyembuhan setelah obat-obatan antibiotik diberikan.
– Pada beberapa kondisi yang ekstrim seperti muntah yang hebat, rasa lemas yang teramat sangat dan asupan air yang sama sekali tidak diterima tubuh, orangtua sebaiknya mempertimbangkan untuk merawat anak di rumah sakit agar bisa mendapat infus dan penanganan khusus petugas yang kompeten.

Kesimpulan
Demam tifoid merupakan jenis penyakit yang tidak terlalu berbahaya selama segera mendapatkan penanganan yang tepat. Berbagai jenis antibiotik terbukti ampuh menyembuhkan tipes. Tipes yang berulang yang harus dihindari karena memiliki tingkat bahaya yang jauh lebih tinggi. Membiasakan anak agar hidup bersih seperti mencuci tangan sebelum makan dan tidak jajan sembarangan merupakan upaya yang dapat dilakukan orangtua.

Semoga bermanfaaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + 14 =