Normalkah Rambut Rontok Ketika Hamil?

Kerontokan yang tidak seperti biasanya selama hamil merupakan kondisi yang tidak umum terjadi. Justru, kebanyakan ibu hamil akan merasakan rambut yang lebih tebal dan lebat ketika hamil. Kerontokan rambut lebih rentan terjadi setelah persalinan dan bukan selama kehamilan.

Normalkah Rambut Rontok Ketika Hamil

Tidak ada banyak informasi mengenai kerontokan parah sewaktu hamil. Salah satu alasan yang mungkin melatarbelakangi peristiwa ini adalah pengaruh hormon progesteron yang meningkat selama hamil.

Kondisi yang mungkin terjadi akibat level progesteron yang meningkat adalah kerusakan & kekusaman rambut yang kerap disamakan dengan kerontokan. Bagaimana pun, Anda perlu memperhatikan secara seksama perubahan jumlah kerontokan sebelum dan selama hamil. Jika tingkat keparahan tak lagi dapat ditoleransi, Anda disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter agar dapat dicarikan sumber masalahnya.

Sementara itu, sembari melakukan observasi, Anda dapat melakukan hal-hal berikut yang bermanfaat untuk mempertahankan kondisi rambut Anda :
– Cobalah untuk tidak mencuci rambut terlalu sering. 1x sehari atau setiap 2 hari sudah cukup.
– Perhatikan shampo yang Anda gunakan. Pilihlah yang lembut dan cocok dengan jenis rambut yang Anda miliki.
– Hindari penggunaan hairdryer. Untuk mengeringkan rambut, lebih baik memakai handuk kering yang lembut.
– Hindari semua pernak-pernik dan kosmetik berbahan kimia yang merusak rambut.
– Bila perlu, jagalah senantiasa kelembaban rambut dengan menggunakan mosturizer yang baik.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × five =