Trik “Memaksa” Balita Belajar Bicara

Tak semua bayi dan balita mengalami tahap perkembangan kemampuan bicara anak yang normal. Selain faktor genetik, beberapa kondisi lingkungan dan gangguan fungsi kognitif dapat mempengaruhi kemampuan bicaranya yang lamban. Sebagai orangtua, Anda tidak perlu kuatir karena bisa saja keterlambatan bicara pada anak hanya bersifat temporer dan kurang ransangan bicara saja.

Trik Memaksa Balita Belajar Bicara

Untuk mensiasatinya, Anda dapat mencoba trik yang memaksa anak untuk belajar bicara. Cara paling sederhana adalah dengan berbicara dengan bayi/balita Anda sebanyak mungkin. Bicarakanlah tentang kegiatan rutin sehari-hari kepadanya. Semakin banyak Anda mengajaknya bicara, semakin banyak kata-kata Anda yang bisa diserap dan dipelajarinya. Pada akhirnya, anak akan mulai berbicara juga kepada Anda.

Biasakan untuk mengajak bayi Anda untuk ngobrol, baik ketika mengganti pakaian, mandi atau menyuapinya makan. Pada setiap obrolan tersebut, usahakan untuk mendapat respon. Tak harus dengan kata-kata, respon berupa senyuman atau kontak mata sudah cukup untuk membuatnya berkomunikasi dengan baik.

Supaya memudahkan, gunakanlah selalu kata-kata yang sederhana dan ringkas. Berkomunikasilah secara to the point dengan penekanan pada hal penting dan kalimat yang pendek. Perhatikan bahwa inti dari berbicara adalah menyampaikan poin penting dan untuk berkomunikasi.

Anda dapat meningkatkan kemampuan kosakata dengan memberikan pilihan, seperti “mau apel atau jeruk?” Sembari berbicara, tunjukkanlah buah apel dan jeruk agar anak dapat segera menyimpan gambaran buah-buahan tersebut ke dalam ingatannya.

Mengajak anak membaca buku bersama-sama yang berisi banyak gambar juga akan merangsang kemampuan bicaranya secara efektif. Warna-warni dan gambar-gambar lucu akan membuat anak merasa senang sembari belajar berbicara dan mengkomunikasikan keinginan dan perasaannya.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − 4 =