Tips Aman & Sehat Bayi Dengan Susu Formula

Ada berbagai alasan yang membuat Anda tidak memberikan ASI ekslusif kepada buah hati tercinta. Jika itu terjadi, maka memberikan susu formula merupakan opsi paling baik yang dapat dipilih. Meski ASI ekslusif tetap yang terbaik, dengan pemilihan dan pemberian yang baik, susu formula bisa menghasilkan manfaat yang sama besarnya bagi bayi.

Tips Aman & Sehat Bayi Dengan Susu Formula

Di pasaran, berbagai merek dan jenis susu formula tersedia sehingga orangtua harus jeli memilih salah satu yang terbaik bagi buah hati. Secara garus besar, ada 2 jenis susu formula yang tersedia, yaitu :
1. Susu sapi
Merupakan formula dari susu sapi yang dipadukan dengan minyak sayuran, vitamin dan mineral (juga zat besi fortified). Susu jenis ini merupakan yang paling umum digunakan dan terbukti memberikan manfaat yang baik bagi bayi dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

2. Susu Kedelai
Merupakan formula dari protein kedelai, minyak sayuran, minyak jagung (sukrosa) dan zat besi. Susu berbahan dasar kedelai cocok diberikan pada bayi yang intoleran terhadap susu sapi. Susu ini tidak direkomendasikan bagi bayi dengan masalah kurang berat badan.

3. Susu Spesial
Merupakan formula spesial yang dibuat berdasarkan kebutuhan spesifik pada bayi. Jenisnya sangat beragam, seperti susu untuk bayi kurang bobot, susu rendah sodium dan lain sebagainya. Penggunaan susu formula spesial biasanya disarankan oleh dokter berdasarkan pemeriksaan dan permasalahan yang timbul pada bayi.

Apakah Susu Formula Aman?
Selama susu dibuat dengan prosedur yang benar, susu formula pada dasarnya aman bagi bayi. Salah satu isu mengenai susu formula adalah kandungan melamin yang membahayakan bayi. Meski demikian, saat ini hampir dipastikan seluruh susu formula bermerek yang beredar di Indonesia bebas melamin dan aman dikonsumsi.

Tips Memberikan Susu Formula
– Berikan susu pada bayi baru lahir (hingga beberapa bulan) sebanyak yang diinginkan. Tetapi jangan paksa bayi untuk menghabiskan susu apabila ia tak lagi menginginkannya. Kebanyakan bayi baru lahir minum sebanyak 30-40 ml susu setiap 2-3 jam.
– Baca petunjuk yang tertera pada kemasan secara seksama. Komposisi air dan cara membuatan harus tepat sesui dengan instruksi. Mencampurkan susu dengan terlalu banyak air dapat menyebabkan diare dan dehidrasi.
– Jika bayi mengalami masalah dengan botol dan sering tersedak, berikanlah susu dalam jumlah yang lebih sedikit. Pastikan Anda selalu menegakkan bayi sesaat setelah pemberian susu. Jika perlu, Anda harus memberikan jeda bermain dan minum susu lebih lama.

So, bayi susu formula tetap bisa sehat & tumbuh dengan baik, bukan?

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + eighteen =