Pengertian BPA Free & Alasan Menggunakannya

Jika Anda sudah mulai mempersiapkan berbagai keperluan melahirkan anak pertama, kemungkinan besar istilah BPA-Free akan sering Anda dengarkan terutama pada berbagai macam kebutuhan utama bayi berbahan dasar plastik, seperti botol, dot, empeng, berbagai wadah dan lain-lainnya. Istilah BPA Free yang semula asing di telinga pun terasa sangat penting untuk Anda pahami lebih dalam.

pengertian bpa free

Tak hanya sekedar trend atau sombong-sombongan, kenyataannya BPA free merupakan sebuah standar produk yang aman bagi bayi dan balita yang rentan terhadap berbagai macam masalah kesehatan. BPa sendiri memiliki keburukan yang spesifik bagi perkembangan bayi yang tidak ditemukan pada orang dewasa.

Apa Itu BPA?
BPA adalah singkatan dari bisphenol A, sebuah zat kimia yang digunakan secara luas dalam industri plastik dan resin sejak 1960. BPA ditemukan dalam plastik polikarbonat yang sering digunakan sebagai bahan baku pembuat wadah makanan, botol dan berbagai macam kemasan makanan.

Beberapa studi menunjukkan bahwa kandungan BPA pada wadah makanan dapat mengkontaminasi makanan yang disimpan di dalamnya. Secara klinis, BPA terbukti memberikan efek samping yang buruk bagi perkembangan otak, sifat dan masalah kesehatan lainnya pada janin, bayi dan anak-anak.

BPA Free dimana-mana
Dengan berbagai alasan baik, berbagai macam produk yang mengusung tema BPA Free pun hadir di tengah-tengah masyarakat. Kebanyakan merupakan produk plastik yang digunakan pada bayi dan anak-anak. Plastik BPA Free lebih mahal dibandingkan dengan material yang mengandung BPA.

Meski demikian, tak jarang Anda dapat menemukan beberapa produk BPA Free ‘abal-abal’ yang sejatinya sama sekali bukanlah BPA Free. Berbagai produk impor ‘made in China’, merek aspal (asli palsu), dan produk yang tidak jelas asal-muasalnya (terlebih dengan harga miring) patut dicurigai memiliki label BPA Free yang palsu. Perlu diketahui, secara kasat mata kita tak akan pernah bisa membedakan produk BPA dan BPA free.

BPA Pada Orang Dewasa
Berbeda dengan efek buruknya bagi bayi dan balita, BPA dengan kadar yang minimum terbukti tidak membahayakan bagi orang dewasa sehingga keberadaannya masih saja beredar luas hingga saat ini. Hasil studi selama beratur-ratus kali menunjukkan efek samping yang tidak signifikan dari BPA terhadap kesehatan orang dewasa.

Jika Harus BPA & Alternatif BPA Free
Tak semua orangtua mampu menghadirkan produk BPA FREE bagi anak tercinta karena berbagai macam faktor. Jika memang mendesak dan tidak bisa lagi memilih, orangtua dapat menempuh beberapa tips menggunakan produk plastik BPA atau alternati lain agar lebih aman bagi bayi dan anaknya.

Berikut beberapa tips tersebut :
– Hindari panas yang sangat. Kontaminasi BPA kepada makanan atau minuman secara umum disebabkan karena tingkat panas yang cukup tinggi. Penggunaan microwave juga tidak dianjurkan untuk plastik yang mengandung BPA.
– Jika bisa, gunakan beberapa alternatif wadah seperti kaca, porselain atau stainless steel untuk makanan atau minuman yang terlampau panas.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + six =