Tentang Cacar Air Pada Anak

Cacar merupakan salah satu penyakit sangat menular yang biasanya menyerang anak dan balita. Sebagai salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus seperti layaknya flu, obat cacar paling mujarab adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Obat-obatan antibiotik tidak boleh diberikan untuk melawan penyakit ini karena memang tidak diperlukan. Untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah infkesi sekunder dari luka akibat cacar, terapi antivirus berupa sirup dan salep sebaiknya diberikan kepada anak yang terkena cacar. Biasanya obat diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan dosis yang sesuai dengan petunjuk tenaga medis yang membuat resep.

cacar air pada anak

Cacar & Kepercayaan Masyarakat
Cacar merupakan penyakit yang sudah ada sejak jaman dulu juga dikenal dengan berbagai macam istilah lain seperti dompo, cangkrengan (cangkrangan), herpes, chicken pox dan lain sebagainya. Penyebab dari cacar air adalah virus Varicella zoster yang sangat mudah ditularkan melalui udara, percikan ludah, sentuhan kulit dan interaksi sehari-hari. Meski demikian, tak semua anak dan orang dewasa dapat begitu saja tertular penyakit ini. Resiko tertular meningkat apabila seseorang memiliki daya tahan tubuh yang lemah atau sedang sakit/kurang fit terpapar oleh virus ini.

Pada umumnya, setiap orang hanya akan terkena cacar air sekali sepanjang hidupnya. Meski virus tetap ada di dalam tubuh, cacar air tidak akan kambuh kecuali yang bersangkutan memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh yang parah. Meski begitu, bukanlah sebuah keharusan bagi seseorang untuk mengalami cacar air selama hidup sebab faktanya ada banyak sekali orang yang tidak pernah sakit cacar air sepanjang hidupnya meski telah terpapar virus ini karena daya tahan tubuh yang baik. Dengan demikian, bukan sebuah alasan yang baik untuk menularkan cacar air kepada anak yang belum pernah mengalaminya. Walaupun begitu, cacar air pada anak-anak biasanya berlangsung lebih ringan dibandingkan ketika dialami saat dewasa.

Anak yang telah mendapatkan vaksin cacar belum tentu bebas dari penularan penyakit ini karena vaksin memiliki masa aktif yang terbatas. Namun, vaksin cacar tetap wajib diberikan kepada anak menurut jadwal vaksin yang telah ditentukan sebelumnya.

Cacar air merupakan penyakit ringan pada anak dengan resiko komplikasi dan kematian yang amat sangat rendah. Anda hanya perlu memperhatikan gejala yang terjadi pada anak guna memastikan penyakitnya. Jika Anda tidak yakin, berkonsultasi ke dokter terdekat ketika anak menunjukkan gejala yang mirip dengan cacar air merupakan pilihan yang bijak agar segera mendapatkan treatment yang sesuai.

Perjalanan Penyakit
Masa inkubasi 10-21 hari setelah terinfeksi pertama kali. Gejala awal yang timbul adalah demam pada anak (sedang maupun tinggi), flu, sakit kepala dan rewel. Pada beberapa kasus gejala bisa tampak jauh lebih berat seperti mual, nyeri dan kehilangan nafsu makan. Setelah itu, akan muncul bentol-bentol yang berisi air di bagian wajah, diikuti bagian perut, leher dan bagian lain dari tubuh. Lenting-lenting tersebut biasanya akan terasa gatal dan segera pecah dalam beberapa hari. Pada fase akhir perjalanan penyakit cacar, lenting yang pecah akan berubah warna menjadi hitam dan terkelupas sebelum memudar. Masa penyembuhan penyakit cacar air terbilang cukup lama, yaitu sekitar 1-3 minggu hingga bentol-bentol tak lagi tampak pada tubuh dan wajah. Orangtua harus extra telaten menjaga anak agar tidak menggaruk area tubuh yang terkena cacar supaya tidak meninggalkan bekas di kemudian hari.

Cara Mengatasi Cacar Air
Obat-obatan antiviral seperti acyclovir (salep maupun tablet) dapat diberikan agar masa penyembuhan menjadi lebih cepat. Beberapa alternatif tradisional juga dapat diberikan seperti air kelapa, kunyit dan lain sebagainya untuk mempercepat proses penyembuhan.

Berikut beberapa tips seputar merawat anak yang terkena cacar :
1. Mandi. Mitos yang mengatakan bahwa anak yang terjangkit cacar sebaiknya tidak mandi adalah salah besar. Justru ketika terkena cacar, anak membutuhkan mandi yang bersih guna menghindari infeksi sekunder yang timbul akibat kotoran yang menempel pada tubuh. Mandi juga dapat menyegarkan tubuh anak dan merupakan saat yang paling tepat ketika Anda ingin mengoleskan salep (setelah mandi dengan bersih).
2. Kuku. Guntinglah kuku anak agar tidak melukai kulitnya apabila ia secara refleks menggaruk area cacar. Yang terpenting, selalu jaga anak Anda agar tidak menggaruk dan memainkan bentol-bentol di tubuhnya. Selain kuku panjang yang dapat menimbulkan luka baru, tangan yang tidak bersih juga dapat menyebabkan infeksi lain.
3. Obat penurun demam. Secara otomatis, tubuh anak akan mengalami demam sebagau netuk perlawanan penyakit. Ini merupakan hal yang baik dan alami. Sebaiknya Anda hanya memberikan obat penurun demam apabila demam yang terjadi cukup tinggi.
4. Perhatikan kelakuan anak. Setelah 2-4 hari timbul bentol-bentol, seharusnya anak sudah aktif kembali meski cacar masih tampak di tubuhnya. Perhatikan pola makan dan kondisi fisik anak. Jika anak tetap saja lemas, tidak nafsu makan dan tampak mencurigakan setelah 5-7 hari sejak bentol-bentol pertama keluar kemungkinan ada penyakit lain yang dialami oleh anak selain cacar. Segera periksakan hal ini kepada dokter yang kompeten.
5. Perhatikan bentol. Cacar air ditandai dengan lenting berisi air yang berwarna putih atau bening. Jika lenting berisi nanah, berwarna kuning dan tak kunjung sembuh, sebaiknya Anda memeriksakan anak ke dokter guna mendapatkan pengobatan yang sesuai karena telah terjadi infeksi sekunder pada luka cacar.
6. Gizi. Air putih, makanan bergizi, vitamin, susu. Semakin cepat daya tahan tubuh anak pulih, semakin cepat pula cacar sembuh.
7. Hindari keluar rumah, angin & pakaian terbuka. Jika sedang cacar, sedapat mungkin jangan biarkan anak keluar rumah. Selain tidak baik bagi proses penyembuhan, anak dengan cacar juga akan nampak sedikit ‘mengerikan’ bagi teman-temannya dan akan menularkan orang lain. Angin yang kencang juga harus sedapat mungkin dihindari. Pakaian terbaik adalah baju lengan panjang dan celana panjang yang lembut dan nyaman dikenakan.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 17 =