6 Resiko Melahirkan Secara Caesar

Apapun alasan Anda melahirkan secara caesar, baik dengan motif yang positif maupun negatif, ada berbagai resiko yang tidak dimiliki oleh proses persalinan normal. Jika Anda sudah menetapkan hati melakukan operasi caesar dan melakukan persiapan operasi caesar, maka mengetahui resiko proses persalinan Anda akan sangat bermanfaat untuk melakukan berbagai antisipasi. Jika Anda belum memutuskan, mengetahui resiko operasi caesar barangkali bisa menjadi referensi tambahan yang bermanfaat.

Resiko Melahirkan Secara Caesar

Meski demikian, tak selamanya melahirkan secara caesar itu buruk. Sebab melahirkan caesar, pada kondisi tertentu, justru jauh lebih baik dan lebih minim resiko dibandingkan dengan melahirkan secara normal, seperti yang dapat dibaca pada artikel lain website ini.

Berikut 6 resiko utama melahirkan secara caesar :

1. Infeksi Luka Bekas Operasi
Luka bekas operasi yang terinfeksi kuman akibat perawatan yang keliru dapat membahayakan jiwa ibu. Tak jarang, infeksi yang parah memerlukan jahit ulang dan perawatan yang lama.
2. Keloid & Bekas Jahitan
Keloid dapat terjadi pada bekas jahitan. Meski ibu sehat, keloid dapat menyebabkan pemandangan yang kurang bagus. Tentu saja permasalahan ini dapat diatasi dengan berbagai metode yang canggih. Tetapi Anda memerlukan kocek lebih untuk melakukannya.
3. Kehilangan Darah
Operasi caesar akan menghilangkan darah 2x lebih banyak dibandingkan persalinan normal. Ibu harus memastikan tak memiliki masalah dengan jumlah darah agar operasi tidak memiliki dampak yang buruk.
4. Pembatasan Kehamilan
Jika melahirkan secara normal dapat dilakukan terus-menerus selama ibu kuat dan sehat, maka persalinan melalui operasi caesar dibatasi sampai 3x kali saja. Jeda antara operasi pertama dan selanjutnya pun harus diberikan guna mengurangi resiko buruk.
5. Masalah Psikologis
Fakta yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan ibu yang menjalani operasi caesar memiliki kecenderungan untuk mengalami perasaan negatif usai menjalaninya. Tak jarang, seorang ibu akan mengalami trauma melahirkan usai menjalani operasi caesar.
6. Biaya Lebih Mahal
Tentu saja Anda harus membayar lebih berbagai peralatan, obat-obatan, kamar operasi dan dokter yang melakukan operasi (ditambah dokter anestesi dan asisten ruang operasi).

Selain resiko-resiko diatas, juga terdapat berbagai resiko lainnya, baik bagi ibu maupun janin yang dilahirkan. Seiring berkembangnnya teknologi dan ilmu medis, resiko-resiko akan semakin dapat diminimalisir sedemikian rupa.

Selamat menimbang-nimbang!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 7 =