Berapa Suhu Demam Bayi & Balita?

Tak semua rasa hangat atau panas pada kepala dan tubuh bayi adalah demam. Hal tersebut sangat bergantung pada alat yang digunakan untuk mengukur. Jika mimi & pipi hanya mengandalkan telapak tangan, akurasi pemeriksaan bisa sangat rendah. Rasa di tangan dipengaruhi oleh banyak hal, pemeriksaan menggunakan telapak tangan ketika kita selesai mencuci tangan dan tidak bisa sangat berbeda hasilnya.

suhu demam bayi

Demikianlah termometer diperlukan. Istilah yang digunakan untuk menghitung panas-dinginnya tubuh adalah suhu, sementara satuan yang lazim dipakai di Indonesia adalah derajat celcius.

Suhu tubuh normal acuan pada bayi berusia kurang dari 1 bulan dengan yang lebih tua tidak sama. Pada bayi, suhu tubuh akan lebih tinggi dibandingkan ketika ia sudah mencapai usia yang lebih matang.

Berdasarkan standar baku yang berlaku, berikut suhu tubuh bayi & balita ketika dia dikatakan normal atau sedang demam :

Bayi usia < 1 bulan
Suhu normal rata-rata 37.4 derajat celcius
Suhu 37.5 – 38 derajat celcius, bayi demam ringan. Berikan obat penurun demam jika diperlukan.
Suhu 38 – 38.5 derajat celcius, bayi demam. Berikan obat penurun panas + kompres air hangat.
Suhu 38.5 – 39.5 derajat celcius, bayi demam tinggi. Berikan obat penurun panas + kompres air hangat. Jika demam tidak mereda segera pergi ke dokter.
Suhu > 40 derajat celcius, bayi demam hebat. Berikan obat penurun panas & segera ke dokter atau unit gawat darurat agar bayi mendapatkan pertolongan.

Bayi & Balita usia > 1 bulan
Suhu normal rata-rata 37 derajat celcius
Suhu 37.5 – 38 derajat celcius, bayi demam. Berikan obat penurun demam jika diperlukan.
Suhu 38 – 39 derajat celcius, bayi demam tinggi. Berikan obat penurun panas + kompres air hangat. Jika demam tidak mereda segera pergi ke dokter.
Suhu > 39.5 derajat celcius, bayi demam hebat. Berikan obat penurun panas & segera ke dokter atau unit gawat darurat agar bayi mendapatkan pertolongan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan :
1. Pemeriksaan harus dilakukan dengan cara yang benar, yaitu melalui anus, mulut atau lipatan ketiak bayi.
2. Termometer yang digunakan harus valid dan masih bagus.
3. Lakukan pemeriksaan berulang (2-3x) untuk memastikan hasil pemeriksaan yang akurat.
4. Untuk perawatan di rumah, lakukan pemeriksaan suhu secara berkala setiap 2 jam. Iringi dengan pemberian obat penurun panas dan kompres.
5. Perhatikan kondisi bayi, jika terlihat sangat rewel, sangat lemas, ditambah muntah-muntah atau diare atau sesak nafas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter tanpa harus menunggu suhu demam yang lebih tinggi.
6. Demam merupakan mekanisme normal pada manusia dalam melawan berbagai ancaman penyakit. Meski begitu, ada pula demam yang hanya berlangsung sementara akibat reaksi tubuh seperti bayi yang demam ketika baru saja diimunisasi atau tumbuh gigi. Jenis demam ini tidak membahayakan jika langsung diantisipasi dan biasanya akan segera reda.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =