Alasan Mengapa Perut Terasa Panas Saat Hamil

Perut Terasa Panas Saat Hamil yang sering diistilahkan sebagai heartburn adalah hal yang lumrah terjadi pada kehamilan. Heartburn dapat berlangsung pada semua periode kehamilan, dari trimester pertama hingga menjelang melahirkan. Rasa panas di perut juga dapat hilang timbul sesuai dengan kondisi bumil. Karena termasuk dalam kondisi yang umum terjadi, ibu hamil sebaiknya tidak perlu khawatir secara berlebihan dengan keadaan tersebut.

Perut Terasa Panas Saat Hamil

Ada berbagai alasan yang mendasari kondisi heartburn. Salah satu yang paling utama adalah disebabkan oleh produksi progesteron yang meningkat. Elastitas rongga perut yang memberi ruang bayi bertumbuh membuat asam lambung dapat naik sehingga menyebabkan rasa sebah, penuh dan panas. Semakin besar kandungan, biasanya rasa panas di perut akan semakin sering terjadi. Meski demikian, bisa saja rasa panas menghilang justru ketika usia kehamilan sudah tua karena tubuh ibu sudah dapat menyesuaikan diri.

Segelas susu atau air putih biasanya dapat meredakan rasa panas yang melanda. Jika tetap berlangsung, ibu hamil dapat mencoba beberapa trik berikut untuk menghilangkan perasaan tersebut :

1. Kunyah permen bebas gula untuk meningkatkan produksi air liur agar asam lambung ternetralisir
2. Hindari makanan pedas, terlalu asam, berlemak, atau berbumbu tajam
3. Hindari atau kurangi kopi dan cokelat
4. Perbanyak serat dengan mengkonsumsi buah, gandum, dan sayur
5. Makan sedikit tapi sering jauh lebih menguntungkan daripada makan sekali dalam porsi yang banyak.

Jika rasa panas tak kunjung hilang atau makin menjadi dengan rasa terbakar yang timbul dan terasa amat mengganggu, ibu memerlukan pemeriksaan segera ke dokter atau rumah sakit. Boleh jadi ada penyebab lain yang menyebabkan hal tersebut, tak hanya sekedar heartburn biasa.

Semoga bermanfaat

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 3 =