Persiapan Bumil Menjelang Operasi Caesar

Saat ini, terutama di wilayah perkotaan, operasi caesar bukan lagi opsi terakhir melahirkan akibat ketidakmampuan melahirkan secara normal. Pada banyak ibu hamil, operasi caesar bahkan sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Ada beberapa hal yang mendasari hal tersebut seperti kepraktisan, pemilihan tanggal lahir yang bagus, kelahiran sebelumnya yang sudah melalui operasi caesar, bahkan ketakutan ibu hamil untuk melahirkan secara normal.

Persiapan Bumil Menjelang Operasi Caesar

Apa pun alasannya, operasi caesar merupakan salah satu opsi persalinan yang lumrah dan tidak membahayakan ibu dan janin. Dengan teknologi kedokteran yang sudah canggih, beberapa dampak buruk dari operasi dapat diminimalisir sedemikian rupa. Barangkali perbedaan yang paling mencolok antara persalinan normal dan melalui operasi adalah dari sisi biaya yang terpaut lumayan jauh.

Nah, jika bumil bersama suami tercinta sudah memutuskan untuk melakukan persalinan melalui operasi caesar, ada beberapa hal yang harus disiapkan menjelang tanggal persalinan yang sudah ditentukan. Sebaiknya ibu mempersiapkan sejak 1 bulan menjelang operasi.

Berikut beberapa hal yang berakitan dengan persiapan bumil menjelang operasi caesar :
1. Barang – Siapkan sebuah tas khusus yang menampung seluruh kebutuhan persalinan. Isi dengan beberapa pakaian baju dalam, baju berkancing depan, pembalut wanita, gurita ibu, kain/jarik, selimut, serta perlengkapan baju bayi. Dalam persalinan caesar, ibu akan tinggal lebih lama di rumah sakit, sehingga selalu pastikan Anda membawa pakaian extra lebih banyak lagi.
2. Pengasuh – Pada masa awal (hingga 1 bulan) setelah persalinan, ibu yang melakukan persalinan melalui operasi caesar membutuhkan pengasuh tambahan karena kondisinya yang masih ‘recovery’. Penyembuhan luka operasi memakan waktu cukup lama sehingga ibu harus fokus dan telaten. Sementara itu, seluruh kebutuhan bayi yang membutuhkan kerja ‘extra’ seperti mencuci pakaian, memandikan dan mengendong terus-menerus dapat dibantu oleh pengasuh yang ahli. Ibu cukup memantau saja dan sesekali memberikan bantuan ringan hingga kondisinya kembali pulih.
3. Catering atau Juru Masak – Selepas operasi, ibu membutuhkan makanan yang kaya nutrisi dan sehat. Ibu dapat mempersiapkan hal tersbeut jauh-jauh hari sebelum persalinan. Menu makanan yang biasanya dianjurkan adalah ikan gabus yang direbus dengan ramuan obat-obatan tradisional. Pastikan ibu mengkonsumsi makan sehat untuk mendukung operasi setidaknya 1-2 minggu sebelum dapat makan secara bebas.
4. Lainnya – Selain 3 kebutuhan tersebut, tentu saja orangtua harus mempersiapkan kelahiran seperti yang dilakukan pada umumnya seperti mempersiapkan ruangan di rumah, kamar mandi, peralatan bayi, pakaian bayi dan lain sebagainya.

Jika seluruh poin-poin diatas sudah disiapkan, maka saatnya bagi bumil untuk mempersiapkan mentalnya. Berkonsultasi dengan dokter dan meningkatkan intensitas pemeriksaan menjelang persalinan adalah hal yang tidak boleh dilupakan meski ibu sudah menentukan tanggal kelahiran. Beberapa perubahan dapat saja terjadi sesuai dengan kondisi dan perkembangan ibu dan janin yang dikandung.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − twenty =