Tips Mengatasi Bayi Ngorok

Suatu ketika, Anda mungkin merasa kaget melihat bayi Anda yang masih amat kecil (usia beberapa minggu hingga bulan) tidur dengan mengeluarkan suara mendengkur seperti orang ngorok pada umumnya. Pertama-tama, Anda boleh jadi menganggapnya sebagai sesuatu yang lucu. Tetapi lama-kelamaan, Anda mulai terganggu juga dengan ngorok bayi Anda dan merasa ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Bahwa seharusnya bayi Anda tidaklah mengorok.

Tips Mengatasi Bayi Ngorok 2

Fakta Ngorok Pada Bayi
Bayi yang ngorok sebetulnya merupakan kondisi yang wajar dan normal-normal saja. Tentu, selama bayi bisa menyusui dengan lancar, tidak sesak, dan tidak demam. Seperti pada orang dewasa, ngorok terjadi karena penyumbatan pada jalan nafasnya sehingga aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru tidak lancar. Hal tersbeut akhirnya menimbulkan bunyi yang disebut sebagi dengkur atau “ngorok”.

Penyebab lain dari mengorok pada bayi adalah alergi yang kerap menimbulkan lendir. Penyebabnya bisa macam-macam, misalnya susu atau makanan lain yang bersifat allergen. Alergi juga bisa diakibatkan virus seperti influenza yang membuat bayi memproduksi ingus yang mengganggu jalan nafasnya.

Berikut beberapa pemicu dari alergi yang pada akhirnya menimbulkan ngorok pada bayi :
– Debu
– Bulu binatang peliharaan
– Asap rokok
– Obat nyamuk
– Binatang-binatang kecil
– Asap kendaraan
– Serbuk sari tanaman
– Asap hasil bakaran sampah
– Infeksi saluran nafas (biasanya terjadi karena virus)
– Perubahan cuaca
– Aktivitas fisik yang berlebihan
– Kombinasi dari beberapa faktor penyebab di atas

Cara mencegah ngorok yang muncul akibat alergi adalah dengan mencari penyebabnya dan sedapat mungkin menghindari hal tersebut dari bayi.

Ngorok Aman & Tidak Berakibat Buruk Selama …
Selama bayi masih dapat beraktivitas dengan baik, makan dan susu tidak terganggu, tidak demam dan tidak sesak nafas yang berlebihan. Pada kasus flu, bisa saja terjadi sesak nafas tetapi akan mereda atau malah menghilang sama sekali seiring flu yang mulai sembuh.

Sementara itu, Anda harus segera memeriksakan anak ke dokter apabila ngorok disertai dengan berbagai kondisi yang berkebalikan dengan yang disebutkan diatas. Jangan-jangan ada ‘hal’ lain yang menyebabkan bayi mengorok yang harus ditangani oleh ahli.

Tips Menghilangkan Suara Bayi Ngorok
Salah satu cara yang paling mudah dilakukan adalah merubah posisi bayi. Ada kalanya, posisi tengkurap dapat membantu meredakan suara ngorok yang besar. Posisi miring kanan atau kiri juga dapat dicoba. Sambil menguba posisi, orangtua dapat mengelus dada dan punggung bayi sambil sesekali menepuk perlahan-lahan.

Jika ngorok disebabkan oleh flu, Anda dapat memberikan obat flu atau mengusapkan minyak telon di baju bayi untuk memperlebar jalan nafasnya.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 3 =